Ringankan Beban Korban Angin Puting Beliung, PKS Lampura Berikan Bantuan

‎Ketua PKS Lampung Utara, M. Nuzul Setiawan saat melihat secara langsung kondisi rumah warga yang tersapu angin puting beliung di Kecamatan Kotabumi Utara.
‎Ketua PKS Lampung Utara, M. Nuzul Setiawan saat melihat secara langsung kondisi rumah warga yang tersapu angin puting beliung di Kecamatan Kotabumi Utara.
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM, Kotabumi Utara–Kabar mengenai banyaknya rumah warga yang tersapu angin puting beliung di Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara terdengar juga di telinga petinggi – petinggi PKS di sana. Mereka pun segera turun ke lokasi untuk memberikan bantuan pada sejumlah warga di daerah tersebut.

Musibah angin puting beliung itu sendiri terjadi Desa Sawojajar, dan Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara pada Rabu (19/10/2022) sekitar pukul 01.30 WIB. Sedikitnya 55 unit rumah warga terkena sapuan angin kencang tersebut. ‎Dari ke-55 unit itu, 11 di antaranya mengalami rusak parah.

“Meski tidak banyak dalam nilai maupun penerimanya, namun harapannya bantuan yang kami berikan dapat sedikit mengurangi beban saudara – saudara kita yang terkena bencana alam‎ belum lama ini,” jelas Ketua PKS Lampung Utara, M. Nuzul Setiawan usai pemberian bantuan, Kamis (20/10/2022).

M.Nuzul yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS di lembaga legislatif Lampung Utara ini menyebutkan, bantuan ‎yang mereka berikan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan moril kepada para korban bencana alam. Dengan demikian, mereka akan merasa tidak sendirian saat menghadapi bencana alam.

“Sebagai sesama insan, sudah menjadi kewajiban bagi kita semua untuk mendukung mereka baik secara materiil maupun moril,” paparnya.

Ia mengatakan, bantuan yang mereka berikan sementara ini hanya diberikan pada beberapa orang. Selain didasari oleh pertimbangan tingkat kerusakan, keputusan ini diambil guna menyiasati ketersediaan anggaran mereka. Meski begitu, tak menutup kemungkinan akan ada bantuan sejenis dari mereka untuk mereka yang belum mendapatkannya jika nantinya kemampuan anggaran mereka telah mendukung.

“Bukan pilah – pilah, namun kemampuan kami yang terbatas sehingga bantuan yang diberikan tak dapat menyentuh seluruh korban bencana alam tersebut,” kata dia.

Feaby Handana