Risma Jadi Tersangka Proyek Pasar Turi Surabaya

Bagikan/Suka/Tweet:
Tri Rismaharini (Foto: surabayapost.net)

SURABAYA, Teraslampung.com — Tri Rismaharini (Risma), mantan walikota Surabaya, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim terkait kasus Pasar Turi. Kepastian itu muncul dari berkas Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirim penyidik Polda Jatim ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jatim, Romy Arizyanto, membenarkan informasi tersebut.  “Iya. SPDP-nya sudah kami terima dari penyidik Polda Jatim,” ujarnya, Jumat (23/10).

Nama Risma sebagai tersangka tertera dalam SPDP nomor B/415/V/15/Reskrimum yang dikirimkan penyidik Polda Jatim ke Kejati Jatim. Dalam berkas SPDP itu Polda Jatim menetapkan Risma sebagai tersangka sejak tanggal 28 Mei lalu.

“Kemudian penyidik mengirim SPDP itu dan baru kami terima pada 30 September lalu,” jelasnya.

Risma ditetapkan sebagai tersangka terkait lapak-lapak sementara atau tempat penampungan sementara (TPS) di sekeliling gedung Pasar Turi. Kasus yang menjerat Risma berasal dari laporan yang dibuat para pedagang Pasar Turi ke Polda Jatim. Dalam kasus ini, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu dijerat dengan pasal 421 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sementara itu, pihak Polda Jatim membantah adanya status tersangka bagi calon Walikota Surabayata itu, “Tidak benar itu,” kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiadji, seperi dilansir metrotvnews.com , Jumat (23/10).

Sumber: surabayapost.net