Rizal Fauzi Dilantik Sebagai Sekda Mesuji

  • Bagikan
Bupati Mesuji,Khamami (kanan) menyerahkan SK pengangkatan Rizal Fauzi sebagai Sekda Kabupaten Mesuji

MESUJI, Teraslampung.com — Bupati Mesuji, Khamami, melantik Rizal Fauzi sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mesuji,di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Mesuji  Jumat (26/02/2016).

Pelantikan Rizal Fauzi menjadi Sekda Mesuji ini mengacu pada Surat Keputusan (SK) Bupati Mesuji Nomor: 821.22/152/IV.04/KPTS/MSJ/2016 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji. Pelantikan Rizal Fauzi menjadi Sekda inipun sebenarnya molor dari jadwal sebelumnya ditetapkan panitia seleksi yang sedianya dilaksanakan pada 31 Desember 2015.

Terpilihnya Rizal Fauzi menjadi Sekda Mesuji setelah melalui proses Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji yang telah dimulai pada 24 November 2015 lalu, dengan menyingkirkan dua nama calon lain yang juga merupakan pjabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Mesuji, yakni Sukarman, yang menjabat Penjabat Sekda dan Ismail Tajudin yang menjabat Asisten Bidang Administrasi Umum.

Bupati Khamami dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Rizal Fauzi yang telah dilantik sebagai Sekda dan mengucapkan terima kasih kepada Sukarman yang telah menjabat sebagai Penjabat Sekda selama tujuh bulan lebih lamanya.

“Sebagai jabatan karier tertinggi dalam birokrasi, posisi Sekda berfungsi sebagai motor penggerak, pusat koordinasi, serta melakukan pengawasan, evaluasi, dan pembinaan terhadap seluruh perangkat daerah dan pegawai negeri sipil (PNS),” ujarnya.

Menurut Khamami, Sekda juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Untuk itu, dirinya meminta agar banyak mempelajari semua peraturan-peraturan yang berkaitan dengan penyusunan anggaran dan pengelolaan keuangan daerah.

“Saya minta kepada Sekda yang baru dilantik untuk banyak mempelajari semua peraturan-peraturan yang berkaitan dengan penyusunan anggaran dan pengelolaan keuangan daerah. Terlebih saat ini telah diterapkan Sistem Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual,” Khamami menandaskan.

  • Bagikan