Beranda Ekbis Bisnis RM Mbok Wito, Pemasangan Tapping Box tak Bergantung Turun-Naik Omzet

RM Mbok Wito, Pemasangan Tapping Box tak Bergantung Turun-Naik Omzet

1377
BERBAGI
Pemilik RM Mbok Wito, Hevy, sedang memperlihatkan akun Instagram pertamakalinya dia membuka rumah makan.. Foto: Teraslampung.com
Pemilik RM Mbok Wito, Hevy, sedang memperlihatkan akun Instagram pertamakalinya dia membuka rumah makan.. Foto: Teraslampung.com

TERASLAMPUNG.COM — Berawal dari hobi memasak, Hevy (45) kemudian mendirikan Rumah Makan (RM) Mbok Wito di Bandarlampung. Usaha kuliner yang digelutinya kini sukses. Merintis sejak 2009, kini setidaknya sudah ada tiga cabang RM Mbok Wito di Bandarlampung.

“Saya dari kecil emang hobi masak,” kata Hevy mengawali pembicaraan dengan teraslampung.com di Rumah Makan Mbok Wito jalan Gatot Subroto, Bandarlampung, Rabu 23 Oktober 2019.

Sebelum menjadi pengusaha rumah makan, lulusan STIE YKM Jogjakarta itu ini menangani bisnis angkutan warisan orang tuanya di Tanjung Senang, Bandarlampung.

“Pertama saya buka rumah makan di Tanjung Senang, pas disamping usaha angkutan saya. Setelah angkutan beres semua, saya baru ngurusin rumah makan. Waktu itu tahun 2009, usaha rumah makan saya menempati satu ruko yang hanya cukup untuk 30 orang,” jelas wanita yang masih terlihat cantik itu.

Kemudian dia membuka RM Mbok Wito di kawasan Way Halim dengan tempat yang lebih luas agar menampung pengungjung lebih banyak.

“Tahun 2011 saya buka di Way Halim, menu makanan saya kelas kaki lima tuh. Saya kaget kok animo masyarakat besa. Akhirnya saya buka lagi di Jalan Gatot Subroto Bandarlampung,” katanya.

Wanita pengidola eks Mentri KKP Susi Pudjiastuti itu mengaku, sejak tahun 2019 omzet rumah makannya mengalami penurunan. Hal itu kata dia disebabkan situasi ekonomi serta kompetisi antarrumah makan di Kota Bandarlampung.

“Sejak tahun 2019 omzet kami mengalami penurunan, tidak terlalu besar sih kisaran 10-an persen. Menurut pengamatan saya penurunan itu disebabkan situasi ekonomi dan kompetisi antarrumah makan. Kalau kita bandingkan rumah makan bertambah sedangkan konsumennya tidak bertambah, itu-itu saja pembelinya,” jelasnya.

Pasang Tapping Box

Hevy mengaku RM Mbok Wito miliknya sudah dipasang tapping box sejak November 2018. Ia mengaku, pemasangan tapping box  penyebab menurunnya omzet.

Tapping box menurut saya bukan penyebab menurunnya omzet, pembeli gak pernah komplen kok. Mereka (pembeli) sepertinya sudah paham akan tapping box itu karena sosialisanya bagus,” jelas ibu dua anak itu.

Dia mengaku setiap transaksi di RM Mbok Wito melalui tappingbox. Menurutnya rumah makannya merupakan salah satu yang disorot dalam menggunakan tapping box.

“Saya kan salah satu yang disorot soal penggunaan tapping box. Jadi alat tersebut kami gunakan semestinya. Kemudian saya juga tertib dalam menyetor pajak daerah. Saya orangnya disiplin,” ungkap Hevy menutup pembicaraan.

Dandy Ibrahim