Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara “Rolling Jiilid IV”, Bupati Agung Lantik 78 Pejabat Eselon dan Kepala Sekolah

“Rolling Jiilid IV”, Bupati Agung Lantik 78 Pejabat Eselon dan Kepala Sekolah

27
BERBAGI
Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara mengambil sumpah 78 pejabat eselon II, III, dan IV serta sejumlah Kepala Sekolah di Aula Tapis kantor Pemkab Lampung Utara, Rabu (8/7) sore pukul 14.00 WIB.

Feaby|Teraslampung.com

KOTABUMI–Bupati Agung Ilmu Mangkunegara melantik dan mengukuhkan 78 pejabat eselon II, III, dan IV dan Kepala Sekolah pada rolling pejabat dan Kepala Sekolah jilid IV kali ini, di Aula Tapis, kantor Pemkab Lampung Utara, Rabu (8/7) sekitar pukul 14:00 WIB.

Dengan demikian, pelantikan para pejabat teras di lingkungan Pemkab tersebut membuktikan bahwa pelantikan atau rolling pejabat tak hanya sebatas isu.

“Jabatan yang diberikan kepada kita itu amanah atau kepercayaan dari pimpinan. Jadi, sudah sewajarnya kita menjaga baik – baik amanah yang telah diembankan itu,” kata Bupati Agung di hadapan puluhan pejabat yang baru dilantiknya tersebut.

Dengan memahami bahwa sejatinya jabatan itu sebuah amanah maka para pejabat yang bersangkutan tak akan pernah menganggap jabatan yang disematkan itu merupakan hak milik para pejabat. Sebab, jika memiliki anggapan seperti itu, para pejabat akan merasa sangat keberatan saat jabatan itu dicopot darinya.

“Yang harus diingat, jabatan itu bukan hak. Tapi Kepercayaan pimpinan terhadap orang yang mau diberi kepercayaan,” tegas suami Endah Kartika Prajawati itu.

Bapak dua anak tersebut memperingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk tetap menjaga etos kerja dan kreatif dalam menjalankan tugas dan fungsinya masing – masing. Karena kalau tidak, ia mengaku dapat mencopot jabatan seseorang setiap saat. “Saya siap rolling tiap waktu bagi pejabat yang sia – siakan amanah. Walau baru dua bulan saya lantik, tidak ada urusan (akan saya copot kalau kerjanya tak baik),” ancam dia.

Dalam kesempatan ini, Agung kembali menepis anggapan bahwa rolling pejabat jilid IV yang dilakukannya ini syarat dengan muatan politis dan faktor suka atau tidak suka. Rolling pejabat yang dilakukannya, kata dia, berdasarkan laporan kinerja para pejabat yang ia terima setiap saat melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan.

“Tidak ada tendensi apapun dalam setiap rolling itu karena yang saya lihat hanya potensi masing – masing pejabat. Kalau dia bisa saya andalkan, kenapa tidak!” tandas pria kelahiran 32 tahun silam tersebut.‎