Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara “Rolling” Pejabat Eselon, Penyakit Lama Pejabat Lampung Utara Kumat

“Rolling” Pejabat Eselon, Penyakit Lama Pejabat Lampung Utara Kumat

57
BERBAGI
Wakil Bupati Sri Widodo menyematkan tanda jabatan dalam rolling 88 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab Lampung Utara, di aula Tapis Pemkab, Selasa (26/5/2015).

Feaby |Teraslampung.com

KOTABUMI–“Penyakit lama’ yang kerap terjadi dalam prosesi pelantikan para pejabat di lingkungan Pemkab Lampura kembali terulang. ‘Penyakit lama’ itu berupa keengganan memberikan data pejabat yang terkena rolling kepada kalangan media tanpa alasan yang jelas.

Jangankan untuk mendapatkan kopian data tersebut, sekedar mengambil data itu melalui kamera saja kalangan media mendapat kesulitan dan dilarang. Alasannya, belum ada perintah dari pimpinan.

Pihak media hanya diberikan kesempatan memfoto data rolling pejabat eselon III. Sementara pejabat eselon IV hanya diberikan izin memfoto data itu pada lembar pertamanya saja. Sisanya, tak diizinkan dengan alasan belum ada izin dari pimpinan (Sekretaris Daerah).

“Selembar ini aja yah. Yang lain enggak boleh karena belum ada izin dari pak Sekda),” kata pegawai yang memegang data rolling sembari berlalu usai menolak permintaan wartawan untuk memfoto data pejabat eselon IV itu secara keseluruhan.

BACA: Lagi, Pemkab Lampung Utara “Rolling” Pejabat Eselon III dan IV

Sementara Wakil Bupati Sri Widodo dalam sambungan teleponnya, menyarankan awak media untuk mengambil data rolling tersebut di kantor BKD. Sebab, menurutnya, yang memiliki data itu ialah BKD dan tak ada alasan untuk tidak memberikan data itu untuk kepentingan publikasi karena data rolling itu bukan termasuk rahasia negara.

“Kalian ke BKD, enggak ada yang dirahasiakan kok. Toh, cepat atau lambat, mereka juga akan tahu,” tegas mantan pejabat Kabupaten Way Kanan itu.

Lucunya, Kepala BKD, Iwan Setiawan saat ditemui di ruangannya untuk meminta data tersebut malah mengaku tak memiliki data rolling tersebut. “Saya enggak punya datanya. Tapi tadi kan sudah ada jumlah dan rinciannya berapa,” katanya.

BACA: “Rolling” di Pemkab Lampura, Data Nama Pejabat Dianggap Rahasia Negara

‘Penyakit lama’ terkait keengganan Pemkab dalam memberikan data pejabat yang dilantik kali ini seakan melengkapi cerita ‘miris’ yang terjadi pada rolling jilid I pada Jumat pagi (24/4). Kala itu, Pemkab juga tidak mau memberikan data nama-nama pejabat yang ‘dirolling’ kepada para wartawan.