Beranda Views Opini Ronny Setiawan, Aktivis Mahasiswa yang Kritis dan Berani

Ronny Setiawan, Aktivis Mahasiswa yang Kritis dan Berani

521
BERBAGI

Oleh Ahmad Khairudin Syam*

Ronny Setiawan (kiri) dan Ahmad Khairudin Syam (Ist)

Pertemuan itu awal mula mengenal sosok Ketua BEM UNJ Ronny Setiawan, Musyawarah Nasional BEM Seluruh Indonesia di Universitas Tanjungpura Kalimantan Barat. Perjumpaan kami tak begitu akrab, hanya sebatas teman yg sama sama satu aliansi di BEM SI, akan tetapi perjumpaan itu menjadi sangat berharga karena saya dipertemukan dengan sosok kritis, berani, bertanggung jawab dan baik hati.

Sama-sama mencalonkan diri waktu itu sebagai kandidat koordinator pusat BEM SI, keberaniannya sudah kentara saat ia menyampaikan visi misi, begitu energik. Walaupun pada akhirnya saya yang terpilih menjadi Koordinator Pusat BEM SI tak membuat pertemanan kami luntur. Justru saya semakin dekat dengannya. Ditambah lagi ia  menjadi koordinator BEM SI wilayah Jabodetabek. Kian hari pascamunas pertemanan yang tadinya biasa biasa saja menjadi persahabatan yang kokoh, dengan intensitas pertemuan yang rutin untuk berkoordinasi berkaitan dengan gerakan-gerakan BEM SI ke depan.

Hampir setiap kali ke Jakarta untuk urusan BEM SI saya selalu disambut oleh Ronny, beliau menyelamatkanku dari ingar bingar kota megapolitan itu. Pernah pada saat itu saya menuju kampus UNJ untuk konsolidasi, karena baru pertama kali ke UNJ saya pun tersesat disalah satu daerah, hari sudah larut, hanya ada satu orang yang peduli. Itulah Ronny Setiawan. Ia menjemput saya walaupun ia sangat padat aktivitasnya.

Pernah juga bareng-bareng menginap di Masjid UNJ kampus B, makan bareng, bahkan momen yang paling tak akan pernah lupa adalah di antarkannya saya siaran live di TV One dalam program Apakabar Indonesia malam. Di antarnya menggunakan motor Supra Fit-nya yang sederhana itu.

Setiap kali aksi di jakarta BEM UNJ-lah yang menjadi tempat teknik lapangan, konsolidasi bahkan kumpulnya msasa. Dan Ronny adalah komandannya.Begitu besar jasanya untuk perjuangan perjuangan yang selama ini dilakukan.

Masih teringat tajam dibenak saya bahwa beliau adalah eksekutor handal dalam manajemen massa aksi 21 Mei 2015. Tanpa jerih payah dan keringatnya mungkin aksi 21 mei 2015 kala itu tak akan berjalan mulus.

Keberaniannya bak Umar bin Khatab.Dialah  juga yang mendukung saya atas sikap penolakan makan malam di Istana Negara. Dialah korlap aksi 21 mei 2015 yg menggoncangkan Istana, dialah yg mengajariku arti perjuangan dan keberanian yang hakiki.

Hatinya tak pernah sakit walaupun tersakiti, hatinya tak pernah lelah walaupun badannya terasa lelah, semangatnya bisa mengalirkan energi positif siapa saja yang ada didekatnya.. walaupun persahabatan kami terhalang antara jarak dan waktu tetapi ceritaku panjang saat bersamanya.. tak cukup hanya dengan satu narasi saja.

Untuk sahabatku Ronny Setiawan, Kami Bersamamu! Allahuakbar!

*Mahasiswa Unila, Koordinator Pusat BEM se-Indonesia