Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung RSPTN Unila Siap Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19 dari Bandarlampung

RSPTN Unila Siap Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19 dari Bandarlampung

1411
BERBAGI
Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Lampung (RSPTN Unila). Foto: kumparan.com

TERASLAMPUNG.COM–Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Lampung (RSPTN Unila) siap menjadi ruang isolasi pasien Covid-19 di Bandarlampung, terutama pasien yang termasuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

BACA: Pemkot Bandarlampung akan Pinjam Beberapa Gedung untuk Ruang Isolasi Pasien Covid-19

“Pak Sekda Bandarlampung dan Sekretaris Dinkes Bandarlampung sudah berkoordinasi dengan Rektor Unila. Intinya kami siap. Silakan gunakan RSPTN Unila, karena ini sebagai bentuk Tri Darma Perguruan Tinggi.  Unila harus ikut membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini,” kata Ketua Satgas Covid-19 Unila, dr. Asep Sukohar, Rabu (13/11/2020).

Hal itu diungkapkan Asep terkait permintaan Walikota Bandarlampung Herman HN yang akan meminjam gedung Unila untuk ruang isolasi pasien Covid-19. Permintaan itu disampaikan Herman HN karena rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Lampung kapasitas tempat tidurnya sudah penuh menyusul tingginya penambahan kasus Covid-19 per harinya.

Asep mengatakan pihaknya bersama tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandarlampung sudah mengecek kondisi gedung RSPTN dan membahas hal-hal yang dibutuhkan agar siap menampung pasien Covid-19 nongejala.

“Ruangan di gedung itu memang belum ada toilet dan WC. Tapi mulai kemarin sudah mulai disiapkan (dibuat),” katanya.

Menurut Asep, ruang di gedung 4 RSPTN Unila tersebut cukup luas dan diperkirakan bisa diisi oleh 5-6 pasien dengan mengatur jarak minimal 2 meter antar-tempat tidur.

“Jika digunakan hingga tiga lantai, maka gedung RSPTN Unila dapat menampung sekitar 50 pasien. Rencananya Senin depan sudah mulai masuk pasien (Covid-19),” kata Asep.

Asep memaparkan, pihak Unila menyediakan gedung dan ruangan rumah sakit, sedangkan untuk fasilitas dan tenaga medis akan dipenuhi oleh Pemerintah Kota Bandarlampung.

Sesuai protap, kata dia, penangangan pasien Covid-19, pihak Pemkot juga akan berkoordinasi dengan Polresta Bandar Lampung, Kodim, dan Satpol PP menjaga keamanan dan tata laksana isolasi mandiri pasien Covid-19 di RSPTN Unila.

“Gedung yang digunakan masih satu yaitu gedung 4, kalau ke depan kondisi Covid-19 masih terus meningkat, kita akan pakai gedung lainnya, untuk awal satu dulu, “ ujar Asep.

Untuk ruang isolasi pasien Covid-19, Pemkot Bandarlampung telah mengajukan pinjaman Asrama Haji ke Kakanwil Kemenag Lampung, dan pinjaman RSPTN Unila kepada Rektor Karomani. Alternatif lain, Pemkot akan menggunakan Wisma Atlit dan Wisma Semergou untuk isolasi pasien Covid-19 nongejala jika terjadi lonjakan kasus positif yang semakin tinggi.