Beranda Hukum Kriminal Rudapaksa Putri Kandungnya Sendiri, Ayah Bejat Warga Lampura Ini Diringkus Polisi

Rudapaksa Putri Kandungnya Sendiri, Ayah Bejat Warga Lampura Ini Diringkus Polisi

698
BERBAGI
Tersangka Ha menjalani pemeriksaan di Polres Lampung Utara, Kamis (2/10/2017).

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Ha (40), warga Kecamatan Tanjung Raja, Lampung Utara diringkus polisi karena merudapaksa Melati (11 tahun, bukan nama sebenarnya), putri kandungnya sendiri.

“Tersangka Ha diamankan karena diduga telah merudapaksa putri kandungnya. Ia ditangkap di kediaman istri mudanya pada Selasa 31 Oktober 2017 lalu,” terang Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lampung Utara, AKP Syahrial, Kamis (2/11/2017).

‎Perbuatan bejat tersangka yang merusak masa depan putrinya itu dilakukan tersangka di kediaman mantan istrinya.

Peristiwa pertama terjadi pada 13 Juni 2017. Saat itu, tersangka hanya meremas – remas bagian vital putrinya.

Lalu, pada tanggal 6 Agustus 2017, tersangka ‎kembali mengulangi perbuatannya. Kali ini ayah bejat itu lebih nekat. Ia tega merenggut kegadisan putrinya yang masih duduk di kelas enam SD. Saat itu, tersangka masuk ke dalam rumah mantan istrinya dengan diam – diam melalui pintu bekas warung.

Korban yang sedang terlelap itu tak menyadari bahwa ia akan menjadi korban dari nafsu binatang ayahnya. Setelah berhasil masuk ke dalam kamar putrinya, tersangka lantas mematikan lampu kamar. ‎Tujuannya agar putrinya tak mengenali kalau yang melakukan perbuatan tak senonoh itu adalah dirinya.

Kendati tersangka‎ telah mematikan lampu, namun korban yang terbangun lantaran dirudapksa oleh tersangka meyakini jika yang melakukan hal itu ialah ayahnya. Bau tubuh dan cara bicara pelaku sama persis dengan ayahnya.

“Kejadiannya sekitar pukul 23.30 WIB,” kata dia.

‎‎Keterangan korban diperkuat dengan hasil visum yang menyatakan alat kelamin korban mengalami luka robek akibat benda tumpul. Selain itu, bercak sperma yang ada juga ternyata milik tersangka. T

ersangka akan dijerat dengan Undang – Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

“Ancaman hukumannya sembilan tahun penjara,” tegasnya.

Tersangka Ha membantah semua tuduhan yang dialamatkan padanya. Menurutnya, ia tak pernah melakukan hal itu dan hanya fitnah dari mantan istrinya saja.

“Saya enggak pernah melakukannya,” katanya.

Loading...