Beranda Hukum Kriminal Rudi Bunuh dan Potong Alat Vital Sopir Travel karena Sakit Hati Istrinya...

Rudi Bunuh dan Potong Alat Vital Sopir Travel karena Sakit Hati Istrinya Diperkosa

489
BERBAGI
Tersangka Rudi Efendi dan Nuriah di Mapolda Lampung,Minggu malam (15/11/2015)

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Tersangka Rudi Efendi mengaku dirinya memng membunuh korban Rudi (sopir travel) dan memotong alat vitalnya karena sakit hati. Ia sakit hati karena korban sudah memperkosa istrinya, Nuriah, beberapa hari sebelum dirinya menikah dengan istrinya.

“Saya sakit hati sama dia (korban Rudi) karena memerkosa istri saya. Makanya,  saya bunuh Rudi dan saya potong alat vitalnya,”kata Rudi Efendi, di Mapolda Lampung, Minggu (15/11) malam.

Diceritakannya, sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, ia menikahi Nuriah istrinya sekitar satu bulan yang lalu. Sebelum dinikahinya, kata Rudi Effendi, Nuriah memang sempat ada kedekatan dengan korban. Pada saat malam pertama, ia baru tahu kalau istrinya sudah tidak perawan lagi.

“Awalnya saya curiga ada apa dengan istri saya. Lalu saya menanyakannya sama istri. Istri saya mengaku  pernah diperkosa di dalam mobil travel. Yang merampas keperawanannya adalah korban. Itu terjadi seminggu sebelum istri saya menikah dengan saya,”ucapnya.

Karena kesal dan tidak terima atas perbutan yang dilakukan korban terhadap Nuriah, Rudi Effendi dan istrinya kemudiaan merencanakan untuk membunuh korban.

Kapolda Lampung Brigjen Pol Edward Syah Pernong saat menanyakan alasan tetsangka Rudi Efendi membunuh korban dan memotong alat vitalnya, di Mapolda Lampung, Minggu (15/11) malam.

 

Rudi Effendi kemudian menyuruh istrinya untuk memancing korban dengan menghubungi melalui ponselnya untuk janjian bertemu di kebun karet, di Kampung Penumangan Lama, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Setelah itu, ia datang ke tempat itu sendiri. Ketika korban melintas di jalan tersebut, ia berpura-pura dengan menumpang mobil travel yang dikendarai oleh korban.

“Saat berada di dalam mobil, saya langsung menghabisi nyawanya dengan menusuknya pakai pisau yang sudah saya bawa dari rumah. Kemaluan korban langsung saya potong. Setelah itu mobil dan korban saya bakar di tempat itu,”ungkapnya.

Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung dan Polres Tulang Bawang, meringkus pasutri Rudi Efendi (23) dan Nuriah (20) di rumahnya di Kampung Penumangan Baru, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat,  pada Jumat (23/10/2015) pagi lalu sekitar pukul
04.30 WIB.

Keduanya adalah pelaku pembunuhan dan pemotong alat vital  Rudi (26), sopir travel, warga Kampung Kibang, Kecamatan Menggala, Tulang Bawang. Mobil sopir travel itu juga dibakar untuk menghilangkan jejak.

Loading...