Beranda Seni Rumah Tari Sangishu akan Gelar Srawung Seni Sawah di Lampung Selatan

Rumah Tari Sangishu akan Gelar Srawung Seni Sawah di Lampung Selatan

720
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Derasnya arus perkembangan  teknologi yang  merangsek hingga desa-desa terpencil bahkan hingga ruang privat berdampak pada kehidupan sosial dan budaya. Nilai-nilai budaya adiluhung dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat setempat pun kini pelan dan pasti ikut tergerus mesin globalisasi yang bernama teknologi.

Keprihatinan ini  menginspirasi Rumah Tari Sangishu, Bandarlampung, untuk mengajak masyarakat kembali untuk menapaki kembali warisan leluhur yang adiluhung melalui kesenian.

Terkait hal itu, Rumah Tari Sangishu berkolaborasi dengan sanggar-sanggar seni Bandarlampung menggelar event Srawung Seni Sawah di Desa Triharjo, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Kamis, 9 Januari 2020, dari Pukul 08.00 WIB – Pukul 17.00 WIB

Menurut Founder Rumah Tari Sangishu, Agus Gunawan atau Agus Sangishu, Desa Triharjo dipilih karena desa tersebut memiliki beragam budaya yang sudah jarang ditemukan Misalnya  gotong royong dan ritual wiwitan (upacara tanam padi).

“Tetapi kini budaya itu juga mulai tergerus, karena iming-iming dunia industri, tekhologi dan juga kebutuhan ekonomi. Mereka juga mulai meninggalkan budaya gotong royong dan tradisi wiwitan kearifan lokal warisan leluhurnya,” ujar koreografer yang sudah melanglang mementaskan karya tarinya, Kamis, 2 Januari 2019.

Untuk itulah, tandas Agus Gunawan, Rumah Tari Sangishu mengajak masyarakat untuk kembali membangkitkan, menumbuhkembangkan dan melestarikan budaya dan tradisi itu sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap kesenian dan seniman melalui kegiatan “Srawung Seni Sawah”.

“Jadi, pemantik kesadaran ini berupa pagelaran seni yang dilakukan di sawah dengan mengundang seniman, budayawan, maestro tari baik dari daerah Lampung, beberapa daerah di Indonesia ,” imbunya.

Sekretaris Panitia, Ita Ani Rosita, menambahkan sanggar-sanggar dan seniman-seniman yang sudah terkonfirmasi akan tampil, antara lain: Elly D Luthan (Deddy Luthan Dance Company, Jakarta), Djarot B. Darsono (Studio Taksu, Surakarta), Agus Bimo (Klaten), Sri Dwi Wahyuni (Jawa Tengah), Sanggar Kutomaro (Bandar Lampung), Kemas Helmi (Sanggar Sangsaka, Bandarlampung), Prodi Tari Universitas Lampung (Bandar Lampung), Komunitas Dakocan (Bandar Lampung) Pelangi Anak Indonesia (Bandar Lampung), Dian Arza Dance Company (Bandar Lampung), Sako Sarikat (Lampung), Nani Rahayu (Sanggar Cangget Budaya, Lampung Utara), Sanggar Cipta kreasi, Merbau Mataram, Eskul Tari SD Negeri 1 Triharjo, Prodi Tari Unila, Jaranan Mardi Utomo, Tabuh Lesung, Triharjo (Lampung Selatan), Diane Alexander GB (Bandar Lampung), UKMBS Unila (Bandar Lampung), Edythio Rio Irawan (Bandar Lampung), Kiki Rahmatika (Bandar Lampung), Butler, Julie Nathaniels,Margit Galanter, Frances Rosario, Mara Poliak (Amerika) dan banyak lagi.

“Untuk mememarakkan kegiatan ini juga akan digelar bazar dan warung kuliner tradisional. Sedangkan untuk menambah daya tarik acara ini bagi anak-anak akan digelar lomba mewarnai,” kata Ita Eni Rosita.

Loading...