Ruman Aceh Luncurkan Pustaka Rumah

  • Bagikan

Banda Aceh, Teraslampung.com  – Guna memasyarakatkan kegiatan membaca, khususnya di kalangan anak-anak, Lembaga Pendidikan Rumah Baca Aneuk Nanggroe (Ruman) Aceh meluncurkan progam Pustaka Rumah. Progam itu diluncurkan Sabtu (10/1) kemarin di Desa Blang Baro, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.
         
Desa tersebut berjarak 155 Km dengan waktu tempuh hampir 4 jam bersepeda motor dari base camp Ruman Aceh di Desa Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh,
         
 Karena lokasinya berada di perdalaman, dari jalan utama Banda Aceh – Medan, tim menempuh jalan mendaki sepanjang hampir 5 Km.Maka Ruman Aceh mengutus tim beranggotakan 3 orang. Yaitu, Ahmad Arif (Direktur Ruman), Riski Sopya (Sekretaris Ruman) dan Rahmi Soraya (mentor kursus jahit gratis Ruman).
         
Nurhidayati, warga gampong Blang Baro yang sedang kuliah di Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama Islam, semester 5 Perguruan Tinggi Islam Al-Hilal, Sigli, yang menyatakan kesediaannya menjadi relawan beberapa hari lalu.
         
 Karenanya, tim Ruman langsung mengantarkan 100 bacaan, ditambah 41 bacaan lain dari komunitas Gerakan Satu Buku Satu Keluarga. Untuk sementara, rumah Nur menjadi Pustaka, tempat anak-anak dan warga desanya membaca atau meminjam buku secara cuma-cuma atau gratis.
         
 “Buku-buku tersebut kita pinjamkan selama sebulan. Bulan berikutnya akan kita ganti dengan jumlah yang sama atau sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Begitu seterusnya”, ungkap Ahmad Arif, Direktur Ruman Aceh yang juga ikut dalam tim pengantar bacaan.
       
 Selesai dari desa Blang Baro, tim Ruman melanjutkan perjalanan mengantarkan 100 bacaan bagi masyarakat gampong Paru Keudee, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya. Di gampong ini, pustaka dibuka di rumah Raida, alumni salah satu pesantren tradisional di Banda Aceh.
         
 Menurut Ahmad Arif, pada i Minggu (4/1) lalu, Ruman Aceh juga telah meminjamkan 50 bacaan kepada pengelola Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) Khubbusalam di gampong Lamkeumok, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. TPA tersebut memiliki 30-an murid yang belajar setiap hari.
           
“Setiap pekan buku pinjaman tersebut akan diganti. Kita akan buka rumah pustaka ini di daerah-daerah yang telah ada relawan dari daerah setempat, insya Allah”, pungkas Ahmad Arif.

  • Bagikan