Beranda News Pelayanan Publik Runway Bandara Radin Inten II Mengelupas, Pesawat Batal Mendarat

Runway Bandara Radin Inten II Mengelupas, Pesawat Batal Mendarat

1063
BERBAGI
Bandara Radin Inten II (Ilustrasi)

TERASLAMPUNG.COM — Bandara Raden Inten II, di Branti, Lampung Selatan ditutup sementara waktu pada Minggu (21/5/2017)  akibat adanya bagian landasan pacu (run way) yang retak. Akibat penuputan tersebut, ratusan penumpang baik yang akan berangkat  ke Jakarta maupun penumpang dari Jakarta yang akan ke Lampung sempat telantar.

Meskipun foto keretakan bandara itu sudah tersebar di media sosial dan memang terlihat jelas ada keretakan di landasan pacu Bandara Radin Inten II, Kepala Bandar Udara Radin Inten II, Satimin, membantah kabar tersebut.

Menurut Satimin, landasan pacu Branti II sedang ada pemeliharaan (maintenance).

“Ini maintenance  berkala, sehingga penerbangan mulai dihentikan pukul 18.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Sebenarnya pesawat bisa landing, tapi karena ada beberapa aspal yang retak, makanya seperti biasa kita maintenance dulu,” kata Satimin, seperti dilansir lampos.co, Minggu (21/5/2017).

 

Pesawat Kembali ke Cengkareng

Bantasan Kepala Bandara Radin Inten II tetap tidak bisa menutupi fakta adanya masalah di landasan pacu bandara yang diklaim siap menjadi bandara internasional itu. Salah satunya adalah fakta adanya pesawat yang terpaksa harus kembali ke Cengkareng (Bandara Soekarno Hatta) setelah sempat berputar-putar di atas wilayah Lampung untuk menunggu antrean  mendarat. Hal itu dialami pesawat Batik Air.

Seperti diwartakan detik.com, pesawat Batik Air dari Cengkareng tujuan Bandar Lampung mendapatkan informasi perbaikan landasan saat dalam perjalanan.

PR Manager Lino Air, Andy M. Saladin mengatakan pesawat dengan nomor penerbangan ID 6112 sudah berangkat tepat waktu pukul 16.30 WIB.

“Pesawat dengan nomor penerbangan ID 6112 berangkat on time yaitu pukul 16.30 WIB. Dalam perjalanan kami mendapatkan informasi NOTAM bahwa adanya perbaikan runway (landasan) sehingga Bandara Tanjung Karang ditutup sementara,” ujar Andy, sebagaimana dilansir detikcom, Minggu (21/5/2017).

Andy menjelaskan informasi Notice to Airmen (Notam) itu mengenai pekerjaan mengatasi kerusakan landasan pacu itu baru diturunkan pukul 17.45 WIB. Padahal, maskapainya sudah berangkat menuju Bandara Radin Inten II, Bandarlampung, tepat waktu yaitu pukul 16.30 WIB.

Setelah mendapatkan Notam itu, pilot memutuskan kembali ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Andy menyebut saat ini seluruh penumpang diberangkatkan kembali pada pukul 20.20 WIB.

“Pesawat sempat holding sebentar lalu pilot memutuskan untuk kembali ke Halim untuk menunggu perbaikan runway (landasan). Pesawat mendarat di Bandara Halim kurang lebih pukul 18.00 WIB dan seluruh penumpang diberangkatkan kembali pada pukul 20.20 WIB,” jelas Andy.

Sementara itu, Kapuskom Kemenhub JA Barata mengatakan saat ini kondisi Bandara Radin Inten II Bandar Lampung, telah normal kembali. Ia menjelaskan penutupan Bandara Radin Inten II hanya sampai pukul 19.05 WIB.

“Baru saja saya tanyakan ke Kepala Bandara Raden Inten, bahwa Bandara Raden Inten mengalami perawatan runway dari pukul 17.45 WIB sampai pukul 19.05 WIB (sudah di Notam-kan) saat ini sudah normal kembali,” kata JA Barata saat dikonfirmasi.

Dalam Notam itu diumumkan kerusakan terjadi sepanjang 680 meter. Karenanya Bandara Radin Inten II harus ditutup sementara.

“Notam pengumuman, 21 Mei 2017 pukul 17.25 sampai dengan pukul 20.30 WIB. Bandara Radin Inten (WIIL) ditutup karena ada pekerjaan mengatasi kerusakan landas pacu arah 14/32 sepanjang 680 meter,” jelas Barata.

TL/lampost.co/detik.com

Loading...