Beranda Hukum Kriminal Rusuh Lampung Utara: Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Jaya Pratama

Rusuh Lampung Utara: Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Jaya Pratama

175
BERBAGI
Proses rekonstruksi pembunuhan M. Jaya Putra (13), siswa kelas 5 SD, di Kebun 4, Kelurahan Tanjung Seneng, Kotabumi Selatan, Kamis (4/1) sekitar pukul 11:45 WIB. Jaya Putra hilang sejak 26 Januari 2016 lalu dan baru ditemukan pada Selasa pagi (2/2/2016) pagi. Penemuan mayat Jaya Putra memicu amarah warga sehingga terjadi amuk massa di Desa Sukadana Ilir beberapa jam kemudian.

Feaby/Teraslampung.com

Kotabumi–Polda Lampung dan Polres Lampung Utara bergerak cepat untuk menuntaskan kasus amuk massa di Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bunga Mayang yang dipicu oleh pembunuhan seorang bocah berusia 13 tahun, Selasa lalu (2/2/2016).

Setelah mencokok dua tersangka pembunuh M, Jaya Pratama (13) pada Rabu (3/2), Polda Lampung dan Polres Lampung Utara menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan siswa kelas 5 SD itu di Kebun 4, Kelurahan Tanjung Seneng, Kotabumi Selatan, Kamis (4/1) sekitar pukul 11:45 WIB.

Pantauan Teraslampung.com di lokasi rekonstruksi, proses rekonstruksi kasus pembunuhan ini menarik perhatian warga sekitar. Mereka ingin menyaksikan bagaimana proses anak malang itu dianaya hingga meninggal dunia  oleh dua pria dewasa,

Dalam rekonstruksi yang dipimpin oleh Direktur Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Zariadi, total tersangka setidaknya berjumlah tiga orang. Ketiga tersangka yakni Nurhadi bin Tumingan, Marsudi bin Ngatemo, dan G (buron).

Kedua wajah tersangka Nurhadi bin Tumingan dan Marsudi bin Ngatemo yang akan memerankan proses rekonstruksi ditutupi oleh penutup wajah. Sementara, korban M. Jaya Pratama dan tersangka ketiha , G (masih buron),  diperankan oleh orang lain.