Beranda Hukum Rusuh Tubabar: Proses Hukum Berjalan, Polda Nyatakan Situasi Kondusif

Rusuh Tubabar: Proses Hukum Berjalan, Polda Nyatakan Situasi Kondusif

108
BERBAGI
Rusuh di Tulangbawang Barat (Ilustrasi/dok)

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Satu hari setelah pecahnya kerusuhan di Tulangbawang Barat (Tubabar), pada Sabtu (12/3/2016) situasi di lokasi kerusuhan yang menewaskan tiga warga di  Dusun Terang Agung, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat sudah kondusif. Proses hukum bagi pemicu dan pelaku kerusuhan terus berjalan. Petugas kepolisian sudah melakukan mediasi kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan  tokoh pemuda dari dusun yang terlibat bentrok.

Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih mengatakan, pascakerusuhan itu Kapolres Tulangbawang, AKBP Agus Wibowo menemui para tokoh masyarakat, adat, agama dan pemuda
Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat.

“Kapolres meminta kepada para tokoh, agar dapat meredam emosi dari masyarakat dan tidak mudah cepat terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,”kata Sulis, Sabtu (12/3/2016).

Sulis juga menuturkan, bahwa Kapolda Lampung, Brigjen Ike Edwin sudah mendatangi lokasi TKP dan sudah menggelar pertemuan dengan masyarakat setempat di Balai Banjar di Dusun Terang Sakti.

Pada pertemuan itu, kata Sulis, Kapolda Lampung bersama para pejabat utama Polda meminta supaya masyarakat jangan mudah terpancing emosinya. Lalu menyerahkan masalah kasus pembunuhan itu, kepada pihak kepolisian untuk mengusut dan menuntaskannya.

“Para pelaku pembunuhan warga, saat ini masih dalam pengejaran anggota gabungan dari Jatanras Polda dan Polres setempat,”ujarnya.

Menurut Sulis, situasi saat ini di lokasi terjadinya bentrok, sudah tidak ada lagi konsentrasi massa di sekitar tempat kejadian perkara.

Kerusuhan bentrok massa yang terjadi di Dusun Terang Agung, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat, pada Jumat (11/3/2016)siang lalu. Akibat dari kerusuhan tersebut, tiga orang warga tewas mengalami luka bacokan dan tembakan senpi rakita. Selain itu juga,
empat warga lainnya mengalami luka-luka.