Beranda News Nasional Saat Jadi Hakim MK Harta Kekayaan Patrialis Akbar Makin Besar

Saat Jadi Hakim MK Harta Kekayaan Patrialis Akbar Makin Besar

271
BERBAGI
Patrialis Akbar ketika menjalankan tugasnya sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.Net

TERASLAMPUNG.COM — Hingga Kamis sore (26/1/2017) rincian kasus yang menjerat Hakim Makhamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar belum begitu jelas. Namun, sejumlah sumber menyebutkan mantan menteri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ditangkap penyidik KPK pada Rabu malam (25/1/2017) karena dugaan suap terkait uji materi undang-undang.

Dikenal sebagai orang cerdas, mantan anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu bersujud syukur saat dipilih Presiden SBY sebagai Menteri Hukum dan HAM. Bagi sebagian muslim, sujud syukur saat menerima anugerah jabatan termasuk ‘agak aneh’ atau janggal. Itulah sebabnya, ketika kabar Patrialis ditangkap KPK beredar, beberapa netizen mereview soal sujud syukurnya Patrialis Akbar dan harta yang dikumpulkan pria kelahiran Padang, 31 Oktober 1958 itu.

Data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK yang bisa diintip di situs acch.kpk.go.id menyebutkan bahwa Patrialis Akbar tiga kali melaporkan harta kekayaannya.Pertama pada 1 Mei 2001, ketika ia masih menjadi anggota Komisi III DPR dari PAN. Saat iru harta kekayaan yang dilaporkan sebesar Rp 1,243 miliar dan USD 3.000.

Pada 22 Oktober 2009, ia kembali melaporkan harta kekayaannya, yakni ketika menjabat sebagai Menkum HAM di era Presiden SBY. Kala itu hartanya sudah melonjak menjadi Rp 5,98 miliar dan USD 3.000.

Ketiga kalinya, Patrialis Akbar melaporkan pundi-pundi kekayaannya saat menjabat sebagai hakim MK pada 20 Februari 2012 dan 6 November 2013. Pada 2012. Pada 20 Februari 2012 harta Patrialis dilaporkan sebesar Rp 10,48 miliar dan USD 5.000, setahun kemudian (6 November 2013) hartanya melonjak menjadi Rp 14,93 miliar dan USD 5.000.

Dalam laporan itu disebutkan harta Patrialis Akbar terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp 13, 7 miliar yang tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Bekasi, Jawa Barat, dan Padang, Sumatera Barat.

Dengan harta berlimpah sebagai pejabat negara, Patrialis memiliki beberapa mobil mahal. Antara lain Nissan Juke, Honda CRV, Toyota Alphard, dan lainnya.

B. Satriaji