Beranda Hukum Kriminal Saat Pandemi Covid-19, Kejahatan Masih Marak di Bandarlampung

Saat Pandemi Covid-19, Kejahatan Masih Marak di Bandarlampung

1037
BERBAGI
Polisi melakukan olah TKP di rumah Nova yang dibobol maling, Sabtu (18/4/2020).
Polisi melakukan olah TKP di rumah Nova yang dibobol maling, Sabtu (18/4/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Saat warga lebih banyak di rumah dan perekonomian makin sulit karena dampak virus corona atau Covid-19, aksi kejahatan masih marak di Kota Bandarlampung. Buktinya, pembobolan rumah warga di Jalan Pagar Alam,Gang Putra LK II, RT/RW 002 Kelurahan Langkapura, Kecamatan Langkapura, Bandarlampung terjadi pada Sabtu dini hari (18/4/2020).

Tidak diketahui kejadian itu tepatnya jam berapa. Namun, saat pemilik rumah bangun hendak menunaikan shalat subuh, baru dirinya menyadari bahwa rumahnya dibobol oleh pelaku kejahatan.

Nova Firmansyah (40), pemilik rumah dan warung menjelaskan, saat  ia  bangun tidur ia tidak lagi melihat sepeda motor yang diparkir di dalam rumah.

“Setelah saya periksa bagian dalam rumah,  ternyata yang hilang bukan hanya motor saja, tapi banyak barang lain yang digondol, seperti tas, dompet beserta uang senilai 1,3 juta rupiah, rokok 40 bungkus, handphone, STNK mobil dan kuncinya. Sehingga kerugian mencapai sekitar 15 juta rupiah,” jelas pria yang punya usaha kios itu.

Nova mengaku sudah melaporkan kejadian itu kepada Polisi Resort Kota (Polresta) Bandarlampung.

“Tentu saya saya merasa kerugian, ditengah wabah Covid-19 yang membuat perkonomian anjlok ditambah lagi dengan musibah ini,” ujarnya.

Nova erharap agar aparat kepolisian Kota Bandar Lampung segera membekuk para pelaku tersebut. Terlebih, aksi pencurian yang kini kian meresahkan warga.