Beranda News Anakidah Saat Tetangga Tarawih, Para Remaja Ini Pesta Seks di Kamar Kos

Saat Tetangga Tarawih, Para Remaja Ini Pesta Seks di Kamar Kos

854
BERBAGI
Para tersangka kasus sabu-sabu dan pesta seks diriingkus polisi di Takalar, Sulawesi Selatan (kabarmakassar.com)

TERASLAMPUNG.COM — Kelakuan para remaja ini jelas tidak layak untu ditiru: mereka pesta seks pada malam Ramadhan saat para tetangga sedang menjalanan shalat tarawih di musala. Warga Sulsel itu pun kemudian diringkus aparat polisi.

Ihwal pesta seks itu terungkap saatSatuan Tim Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Takalar Sulawesi Selatan melakukan penggerebekan para pelaku pesta sabu dan seks di salah satu kamar kost yang terletak di Jalan Pallantikang, Kelurahan Pattalassang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Takalar pada Jumat, 8 Juni 2018.

Empat orang laki-laki dan lima orang perempuan remaja masing masing berinisial RM (24), FS (19), SR (19), AD (20), NB (18), ER (23), SR (34), JR (24) didapati dalam kamar kost dengan tiga paket sabu yang diduga akan digunakan saat persta sabu.

RM yang juga ikut diamankan oleh pihak kepolisian merupakan residivis dengan kasus yang sama yakni narkoba.

Adapun penggerebek Polres Takalar dimulai dari banyaknya informasi dari masyarakat yang mengeluh seringnya terjadi kegaduhan usai berbuka puasa di salah satu kamar kost yang diduga berasal dari pesta sabu dan seks.

Menurut Kaur Bin Ops (KBO) Narkoba Polres Takalar, Iptu Hasli Duna menjelaskan sekelompok muda mudi tersebut didapati akan melakukan pesta sabu dan seks saat masyarakat sedang menjalankan sholat Tarawih.

“Kumpul kebo ini diduga keras akan melakukan pesta sabu dan seks dalam kamar kost tersebut dan bukannya menjalankan sholat Tarawih,” jelas Iptu Hasli Duna.

Polisi berhasil mengumpulkan barang bukti berupa tiga paket sabu yang disembuyikan pelaku di bawah kasur dan trali jendela, alat isap sabu, lima buah telpon genggam, dan sejumlah uang ratusan ribu rupiah yang diduga berasal dari hasil transaksi narkoba.

Kini kesembilan pelaku digiring ke Mako Polres Takalar guna disidik lebih lanjut dan dengan tuntutan Pasal 114 dan 112 Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara diatas 10 tahun.

TL/kabarmakassar.com