Sampai Oktober 2021, Serapan DAK Pendidikan Lampura Capai 70 Persen

  • Bagikan
Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara (Ilustrasi Foto: /Teraslampung|Feaby Handana))

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Serapan Dana Alokasi Khusus fisik bidang pendidikan Lampung Utara tahun 2021 hingga kini telah mencapai tujuh puluh persen. ‎Anggaran DAK fisik itu dipergunakan untuk pembangunan atau perbaikan sarana dan prasarana gedung sekolah.

“Sampai saat ini serapan DAK sudah mencapai sekitar 70 persen,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Matsoleh, Senin (25/10/2021).

Matsoleh mengatakan, pekerjaan proyek DAK fisik yang dikerjakan oleh pihak rekanan tersebut saat ini sedang memasuk proses pencairan tahap kedua. Pencairan DAK terbagi ke dalam tiga tahap. Dengan rincian, tahap pertama sebesar 25 persen, tahap kedua sebesar 45 persen, dan tahap ketiga sebesar 30 persen.

“Pencairan tahap kedua sudah‎ diajukan dengan besaran 45 persen. Total proyek berjumlah 18 paket dengan nilai keseluruhan sekitar Rp9,9 miliar,” terangnya.

Matsoleh menuturkan, ‎pengerjaan proyek DAK fisik harus sudah selesai sebelum tanggal 21 November mendatang. Itu dikarenakan pencairan DAK tahap ketiga jatuh pada tanggal tersebut sehingga tidak boleh ada pekerjaan yang belum selesai setelah tanggal tersebut.

“Sebelum tanggal 21 November harus sudah selesai semua pengerjaannya,” jelas dia.

‎Ia juga mengatakan, mekanisme pencairan DAK sendiri sedikit berbeda dengan pencairan proyek yang bersumber dari APBD. Dalam proyek DAK tidak mengenal istilah retensi seperti proyek APBD. Meski begitu, pihak rekanan diwajibkan untuk menyerahkan sebuah jaminan senilai tiga puluh persen pada mereka. Jaminan akan dikembalikan ke pihak rekanan setelah tiga bulan usai serah terima pekerjaan dilakukan.

“Dalam rentang waktu tiga bulan setelah serah terima, kerusakan harus diperbaiki oleh pihak rekanan. Namun, kerusakan itu bukan disebabkan oleh faktor alam,” terangnya.

  • Bagikan