Beranda Seni Tradisi Sanggar Mulei Mekhanai Lamteng Tampil di Expo Nusantara 2019

Sanggar Mulei Mekhanai Lamteng Tampil di Expo Nusantara 2019

374
BERBAGI
Tari Sitapis Belang Bunuk Tenuar

TERASLAMPUNG.COM — Tari Betupping dan Tari Sitapis Belang Bunuk Tenuar  sajian  dari Tim Kesenian  Dinas Pariwisata Lampung Tengah tampil memukau dalam gelaran Expo Nusantara 2019 yang ditaja di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (19/4) lalu.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Lampung Tengah, Fitriah SH,   mengatakan, dalam helat akbar Expo Nusantara 2019 yang sekaligus merupakan kegiatan memarakkan Hari Ulang Tahun TMII ke- 44 ini Dinas Pariwisata Lampung Tengah menggandeng  Sanggar Tari Mulie Mekhanai dari SMA Negeri 1 Kotagajah Lampung Tengah. “Kami menampilkan Sanggar Mulie Mekhanai yang konsisten mengusung kearifan lokal Lampung dalam garapannya. Selain itu jejak prestasi Sanggar Mulei Mekhanai sangat banyak bahkan pernah menyabet prestasi di Korea,” ujar Fitriah.

Kepala SMA Negeri 1 Kotagajah, Lamteng,  Dasiyo Priambodo didampingi Erna Budiwati dan Titik Ernawati merasa bangga siswa didiknya kembali  tampil untuk mempromosikan budaya Lampung ditingkat nasional.

“Kami berterimakasih kepada Dinas Priwisata Lampung Tengah yang telah memberikan kepercayaan kepada Sanggar Mulie Mekhanai untuk mempromosikan budaya Lampung,” ujar Dasiyo

Tari Betupping dengan koreografer Bulan Riestamara Putri dan  penata musik Igo Kaba, tari ini t erinspirasi dari cerita pasukan rahasia Raden Intan II. Pasukan yang membantu menjalankan taktik gerilya pada saat membela bumi Lampung dengan menggunakan topeng agar indentitasnya tidak diketahui. Semangat perjuangan dan pantang menyerah bersemayam di balik topeng.

Tim Kesenian Kabupaten Lampung Tengah.jpg

Sedangkan untuk tari Sitapis Belang Bunuk Tenuar yang juga garapan Bulan Riestamara Putri dengan p enata musik Igo Kaba mengisahkan , pertemuan ratu Sekeghumong dengan seekor harimau menjadi sebuah jalinan kisah cerita, yang seakan-akan membuka tirai masa lalu tentang prajurit berkulit loreng kuning emas nan misterius. Seorang wanita tangguh yang memilik semangat perjuangan dan persatuan bersama pasukan harimaunya. Dengan menggunakan gerak dasar tari Lampung serta studi bentuk dan gerak harimau.

“Kisah dalam tari ini  sarat muatan edukasi untuk membangun karaketer generasi muda,” ujar koreografer Bulan Riestamara Putri.

Loading...