Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Sat Pol PP Lampura Imbau Warga tidak Isengi “Call Centre” Pemadam Kebakaran

Sat Pol PP Lampura Imbau Warga tidak Isengi “Call Centre” Pemadam Kebakaran

365
BERBAGI
Kantor Sat Pol PP Lampung Utara (ilustrasi)

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Satuan Polisi Pamong Praja Lampung Utara mengimbau warga untuk tidak iseng mempermainkan call centre pemadam kebakaran seperti yang pernah terjadi dua bulan terakhir ini.

“Kami imbau kepada warga, jangan iseng mempermainkan nomor telepon pemadam kebakaran. ‎Nomor ini, nomor penting karena untuk membantu warga yang terkena musibah kebakaran,” imbau Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, AKBP. Suratno melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Firdaus Alba, Selasa (7/2/2017).

‎Imbauan ini, menurut Firdaus, untuk mencegah terulangnya kembali keisengan warga yang mempermainkan call centre pemadam kebakaran. Sebab, tercatat telah dua kali, anggotanya dipermainkan oleh oknum – oknum yang tak bertanggung jawab dalam rentang dua bulan terakhir ini. Mereka sengaja menghubungi nomor telepon pemadam kebakaran dengan berpura – pura telah terjadi kebakaran di wilayah mereka. Padahal, hal itu tak benar – benar terjadi.

“Sudah dua kali ini, kami dikerjain oleh oknum – oknum. Anggota sudah turun ke lokasi tapi setelah diperiksa ternyata kebakaran itu tak pernah ada,” urainya.

Keisengan oknum – oknum itu, masih menurut Firdaus, terjadi pertama kali Kamis (5/1/2017) sekitar pukul 02.00 WIB. Oknum itu menelpon untuk memberitahukan ‎bahwa telah terjadi kebakaran di Desa Suka Marga, Abung Tinggi. Informasi ini langsung ditindaklanjuti petugas piket kepada atasannya dan dalam hitungan menit, para anggota pemadam kebakaran yang berada di rumah telah berkumpul di kantor. Selanjutnya, mereka bergegas menuju lokasi dimaksud.

“Sampai jam 04.00 subuh kami keliling di daerah itu untuk memastikan ada atau tidaknya kebakaran itu. Ternyata, kami cuma dipermainkan,” terang dia.

Kejadian serupa kembali terjadi pada Minggu (5/2/2017) sekitar‎ pukul 00.07 WIB. Kebakaran itu diinformasikan melanda Pasar Ogan Lima, Abung Barat. Informasi ini juga didapat setelah ada warga yang menghubungi call centre pihak pemadam kebakaran. Setiba di lokasi, ternyata kebakaran itu tak pernah ada. Bahkan, saking penasarannya untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, petugas mereka menyisir hingga ke daerah Abung Tinggi.

“Sekali lagi, kami imbau kepada warga, mohon nomor telepon kami jangan dipermainkan,” harapnya.

Di tempat sama, Kepala Seksi Pelatihan dan Pencegahan Kebakaran, Firmansyah menjelaskan bahwa keisengan yang dilakukan oleh oknum – oknum itu sangat merugikan masyarakat dan anggotanya. Selain menggerus kepercayaan anggota atas informasi yang masuk, keisengan ini tak sebanding dengan biaya dan tenaga yang telah pontang – panting menuju lokasi bencana.

“Di dua lokasi kemarin itu, seluruh anggota pemadam kebakaran (36 personel) dan tiga mobil pemadam kebakaran langsung turun ke lokasi ‎begitu dapat informasi kebakaran. Sayangnya, informasi itu tidak benar dan hal ini sangat merugikan masyarakat,” kata dia.