Satu Mahasiswa Positif Covid-19, Unila Liburkan Fakultas Teknik

  • Bagikan
Gambar mikroskop pemindaian yang menunjukkan virus cocona baru berwana kuning di antara sel manusia yang berwana biru, meah muda, dan ungu - sumber NAID-RML
Gambar mikroskop pemindaian yang menunjukkan virus cocona baru berwarna kuning di antara sel manusia yang berwana biru, merah muda, dan ungu - sumber NAID-RML

TERASLAMPUNG.COM — Setelah ada seorang mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Lampung (Unila)  dinyatakan positif Covid-19, Satuan Tugas Pencegahan Pendemi Covid-19 mengeluarkan rekomendasi kepada rektor untuk meliburkan FT Unila selama 14 hari sejak hari Senin, 20 April 2020.

“Kami langsung melakukan penelusuran riwayat perjalanan mahasiswa tersebut. Kesimpilannya, ia ternyata pernah datang ke kampus dan sempat bertemu dengan dosen dan mahasiswa lain,” kata Ketua Satgas Pencegahan Pandemi Covid-19 Universitas Lampung, Asep Sukohar, Senin (20/4/2020).

Menurut Asep, mahasiswa Fakultas Teknik yang tertular ayahnya itu sempat datang ke kampusnya karena ada kepentingan mendesak.

Mahasiswa tersebut harus datang ke FT Unila pada tanggal 2 April 2020 bertemu dengan salah satu dosen dan tiga mahasiswa.

Pernyataan Asep ini berbeda dengan pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, Minggu  (19/4/2020). Menurut Reihana, mahasiswa FT Unila tersebut dipastikan tidak pernah datang ke kampus usai kontak dengan ayahnya yang positif Covid-19.

Asep mengatakan, Unila sudah melakukan beberapa langkah terkait terungkapnya kasus positif Covid-19 yang dialami salah satu mahasiswa Fakultas Teknik.

“Mahasiswa yang dinyatakan positif kini dalam perawatan di ruang isolasi rumah sakit. Semua mahasiswa yang bertemu dengan mahasiswa Fakultas Teknik tersebut melakukan karantina mandiri dan menjalankan pemeriksaan rapid test dan swab, sesuai ketentuan protokol kesehatan,” kata dia.

Menurut Asep, Rektor Unila Prof. Karomani meminta pimpinan FT Unila untuk memberikan bantuan semaksimal mungkin bagi penyembuhannya.

“Dekan dan Wakil Dekan sudah memberikan bantuan dalam Protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat berupa asupan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan perlengkapan standar yang dibutuhkan,” katanya.

 

  • Bagikan