Satu Pembunuh Safirudin Dibekuk di Gedongtataan

  • Bagikan
warga bandarlampung tewas ditusuk badik tetangganya
Warga melihat lokasi terbunuhnya Safirudin alias Ayi yang ditusuk kakak beradik tetangganya sendir, Minggu dini hari (8/1/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polsekta Sukarame bersama Polresta Bandarlampung, meringkus Nurhadi alias Rahmat (24) salah satu tersangka pembunuh Safirudin alias Ayi (31) tetangganya sendiri, yang tewas dengan luka tusukan di dada dan perut. Polisi menangkap Nurhadi di daerah Gedong Tataan, Pesawaran, Minggu (8/1/2017) malam.

Kapolsekta Sukarame, Kompol M Riza saat dikonfirmasi memebenarkan, salah satu tersangka pembunuhan bernama Nurhadi alias Rahmat berhasil ditangkap petugas semalam di tempat persembunyiannya di daerah Gedong Tataan, Pesawaran.
Saat ini pihaknya masih memburu satu tersangka pembunuhan lagi, yakni Sanjaya adik dari tersangka Nurhadi alias Rahmat.

“Ya benar, Nurhadi alias Rahmat salah satu tersangka pembunuhan sudah ditangkap petugas semalam,”ujarnya kepada teraslampung.com, Senin (9/1/2017).

Menurutnya, tersangka Nurhadi alias Rahmat dan Sanjaya, melarikan diri usai membunuh korban tetangganya sendiri.

Mengenai penyebab pembunuhan tersebut, M Riza mengaku, belum mengetahui secara pasti motif yang sebenarnya hingga terjadinya pembunuhan tersebut. Namun untuk sementara ini, pembunuhan diduga dilatarbelakangi adanya salah paham antara korban dan tersangka.

“Untuk motifnya, sementara ini hanya salah paham. Mengenai adanya motif lain, bagaimana hasil pemeriksaan tersangka nanti,”ungkapnya.

Diketahui, peristiwa pembunuhan terhadap korban Safirudin alias Ayi (31) warga Jalan Belia Gang Kamboja, Kelurahan Jagabaya II, Way Halim terjadi pada Minggu (8/1/2017) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.

Ayi tewas bersimbah darah, ditusuk senjata tajam jenis badik di dada sebelah kiri dan perut yang dilakukan dua tersangka kakak beradik, Nurhadi alias Rahmat (24) dan Sanjaya Dwi Saputra (17) yang merupakan masih tetangga korban.

Keributan yang berujung tewasnya korban Ayi tersebut, diduga adanya kesalahpahaman sehingga terjadi perselisihan antara korban dan kedua tersangka tersebut.

  • Bagikan