Beranda Hukum Sayembara Gila dan Sadis, Kepala Calon Bupati Lampung Utara Dihargai Rp500 Juta

Sayembara Gila dan Sadis, Kepala Calon Bupati Lampung Utara Dihargai Rp500 Juta

1141
BERBAGI
Sayembara gila bernuansa sadistis terkait Pilkada Lampung Utara beredar di medsos.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Warga Lampung Utara dihebohkan dengan ‘sayembara’ berhadiah pemenggalan kepala Zainal Abidin, calon Bupati Lampung Utara yang akan bersaing pada Pilbup Lampung Utara 2018,yang ditulis oleh akun Facebook dengan nama Arya Saputra pada hari ini sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam status Facebook-nya, ‎pemilik akun yang bernama Arya Saputra ini menjanjikan akan memberi uang sebesar Rp500 juta kepada orang yang mampu memenggal kepala Zainal Abidin. Uang itu akan segera ditransfer jika pelakunya memperlihatkan bukti video atas keberhasilan sayembara itu.

Yang bersangkutan menulis ‘sayembara maut’ itu di grup Facebook “Lampung Memilih (Gubernur & Wagub) 2018 – 2023. Tak pelak status ini langsung viral dan mendapat kecaman dan reaksi beragam dari warganet. Meski telah dihapus oleh yang bersangkutan, tangkapan layar dari status Arya terlanjur viral dan dibagikan oleh warganet.

‎Pemilik akun atas nama Thamrin Barja misalnya, meminta pihak kepolisian menangkap pemilik akun yang mengeluarkan sayembara tersebut.

“Ini berbahaya dan pelakunya harus segera diamankan,” tulis Thamrin.

Kecaman sama ‎juga disampaikan oleh pemilik akun atas nama Harun Sanjaya dalam komentarnya. Harun menyarankan untuk melaporkan status yang dianggapnya sangat tidak pantas itu.

“Laporin aja pak. Kami sebagai warga, patut untuk tidak meniru perilaku sosialnya,” tegas dia.

Menyikapi sayembara pemenggalan kepala Zainal Abidin berhadiah Rp500 juta ini, Herwan Mega, Sekretaris koalisi partai pengusung pasangan calon Zainal Abidin – M. Yusrizal, mengaku pihaknya tak akan tinggal diam terkait ‘sayembara’ tersebut.

Ia menegaskan pihaknya akan melaporkan pemilik akun tersebut ke pihak berwajib. Sebab, status yang bersangkutan termasuk kategori pengancaman. Selain itu, rencana pelaporan ini juga bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada warganet supaya lebih bijaksana dalam menulis sesuatu di jejaring sosial.

“‎Kami sudah koordinasi dengan ketua koalisi (Muchlis Basri) untuk segera melaporkan status dari pemilik akun tersebut kepada Polda Lampung,” tegas Herwan Mega.

Berikut tulisan ‘sayembara maut berhadiah’ ‎yang ditulis pelaku.

Sapa yg bisa penggal kepala si Zainal calon bupati lam-ut dpt komisi 500 jt sertakan video, saya transfer saat itu juga.