Beranda News Pilgub Lampung SBY Jadi Jurkam di Metro, 500-an Personel Gabungan Amankan Kampanye Ridho-Bachtiar

SBY Jadi Jurkam di Metro, 500-an Personel Gabungan Amankan Kampanye Ridho-Bachtiar

301
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Sebanyak 519 personel gabungan TNI/Polri diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan kampanye terbuka atau rapat umum pasangan calon gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo – Bachtiar Basri di Lapangan 16 C Kota Metro, Lampung, Sabtu (12/5/2018).

Kapolres Metro, AKBP Umi Fadilah Astutik,mengatakan jumlah tersebut, terdiri dari 354 personel Polres Kota Metro, 30 personel TNI, 100 personel Brimob Polda Lampung, dan 35 persone Sabara Polda Lampung.

“Personel kami sebar guna pengaman jalannya kampanye akbar ini. Mulai dari sini Lapangan 16 C Kota Metro maupun di jalan-jalan masuk ke sini,” kata AKBP Umi Fadilah Astutik, Sabtu (12/5/2018).

Guna mencegah kemacetan kendaraan disekitar lokasi kampanye, mantan Polwan Pimmred Tribratanews Polri ini menjelaskan, petugas telah menyiapkan beberapa kantong parkir kendaraan untuk peserta kampanye akbar paslon nomor satu 1.

“Kami siapkan beberapa kantong parkir kendaraan peseta kampanye, disekitar lokasi. Kantong parkir ini terletak di terminal 16 C. Kemudian di Aula kelurahan Mulyojati. Dan yang terakhir di SD Mulyojadi kota Metro,” kata mantan Pemred tribratanews.polri.go.id itu.

AKBP Umi juga meminta agar kampanye rapat umum tahap pertama pasangan Wahidin-Andika ini berjalan dengan aman, menghormati satu sama lain, dan berjalan dengan tertib.

“Mudah-mudahan aman, masyarakat tetap beraktivitas dan tidak parkir di pinggir jalan. Saling menghormati dan menjaga ketertiban sama-sama,” katanya.

Pengamanan yang lumayan prima itu tidak lepas dari status Susilo Bambang Yudhoyono yang menjadi juru kampanye nasional di Metro. SBY adalah mantan Presiden RI. Sesuai  PP No 59 Tahun 2013, mantan presidendan wapres serta keluarganya berhak mendapatkan pengamanan.

Pengamanan berlaku untuk di dalam negeri dan di luar negeri. Pengamanan mantan presiden dan mantan wakil presiden beserta istri atau suami di dalam negeri, dilakukan oleh Panglima TNI dikoordinasikan dengan Kapolri.

Sedangkan untuk pengamanan di luar negeri dilakukan oleh oleh Panglima TNI dikoordinasikan dengan Menteri Luar Negeri dan Kapolri. Mantan presiden dan wapres beserta istrinya atau suaminya berhak mendapatkan pengawalan seumur hidup.

Berbekal Peraturan Pemerintah ini, Paspampes membentuk Grup D yang khusus bertugas melakukan pengamanan terhadap mantan presiden dan wakil presiden RI. Tugasnya mengamankan mantan presiden, wapres, istri atau suami.