Beranda Politik Pemilu 2019 SBY Walkout di Acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019, Ini Sebabnya

SBY Walkout di Acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019, Ini Sebabnya

156
BERBAGI
Keluarga Susilo Bambang Yudhoyono ikut iring-iringan parade dengan mengendarai buggy car atau mobil golf dalam acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Ahad, 23 September 2018. TEMPO/Andita Rahma
Keluarga Susilo Bambang Yudhoyono ikut iring-iringan parade dengan mengendarai buggy car atau mobil golf dalam acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Ahad, 23 September 2018. TEMPO/Andita Rahma

TERASLAMPUNG.COM —  Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY protes dan memilih meninggalkan acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di halaman tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018.

“Tadi teman-teman melihat pak SBY hadir. Tapi baru kira-kira lima menit tadi ikut defile itu, beliau turun dan walkout meninggalkan barisan karena melihat banyak sekali aturan main yang tak disepakati awalnya,” kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan di lokasi.

Hinca menuturkan salah satu kesepakatan yang dilanggar adalah banyak yang membawa atribut partai. Padahal, kata dia, kesepakatannya adalah hanya sama-sama memakai pakaian adat dan atribut disediakan oleh KPU.

Berdasarkan pantauan Tempo di lokasi, partai-partai yang membawa atribut berasal dari partai pendukung pasangan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi-Ma’ruf Amin. Selain itu ada pula organisasi massa pro Jokowi (Projo), yang bukan peserta Pemilu, ikut hadir di lokasi dan membawa berbagai atribut dukungan.

“Kan kita sepakat pakaian adat saja, damai, dan tidak membawa atribut yang begitu banyak sehingga terkesan tidak kampanye,” kata Hinca.

Hinca berujar telah melayangkan surat protes yang ditujukan kepada Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan. “Itu protes kami,” ucapnya.

Sebelumnya, SBY memang hadir di Monas. Ia datang bersama dua putranya, yaitu Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono. Ketiganya sempat mengikuti iring-iringan pawai Kampanye Damai. Namun SBY dan para putranya itu tidak tampak saat iring-iringan kembali ke Monas.

Tempo.co