Beranda News Bandarlampung Sebagian Korban Penggusuran Pasar Griya Sukarame akan Direlokasi ke Rusun

Sebagian Korban Penggusuran Pasar Griya Sukarame akan Direlokasi ke Rusun

374
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Warga pasar Griya Sukarame yang rumahnya digusur akan di relokasi oleh Pemkot Bandarlampung ke Rumah Susun (rusun) Ketapang, Kecamatan Panjang.

“Saya dapat perintah dari atasan untuk menyiapkan kamar di sini, kebetulan ada 3 kamar emergency atau cadangan yang sudah kami siapkan,” kata pengelola Rusun Ketapang Fahrozi Hasan kepada Teraslampung.com. Kamis,26 Juli 2018.

Fahrozi menjelaskan Rusun Ketapang dibagi dalam dua blok,yaitu Blok A dan B. Setiap blok ada 96 kamar yang berukuran 4 X 6 terdiri dari 1 ruang tamu, 1 kamar tidur, kamar mandi dan dapur. Sayangnya, semua kamar dari ke dua blok tersebut sudah terisi semua.

Pihak pengelola Rusun Ketapang menyiapkan 3 kamar untuk tiga kepala keluarga. Kamar itu sebelumya memang sengaja dikosongkan.Kamar tersebut bisa digunakan jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti warga sakit atau meninggal dunia.

“Kalau ada warga yang sakit misalnya, kan kasihan kalau dia tinggalnya di lantai 3 atau 4. Atau jika ada yang meninggal dunia sebelum dimakamkan jenazah bisa di semayamkan di ruang tersebut,” jelas pegawai honorer Dinas PU itu.

Tiga kamar jelas tidak mampu menampung 44 KK  korban penggusuran Pasar Griya Sukarame.

Selain tiga kamar di Rusun Ketapang, belum ada penjelasan dari pejabat Pemkot Bandarlampung soal tempat penampungan sementara bagi warga yang menjadi penggusuran Pasar Griya Sukarame.

Pada Rabu lalu (25/7/2018), saat Teraslampung menanyakan hali itu kepada Asisten II  Pemkot Bandarlampung Pola Pardede, Pardede hanya menjawab singkat.

“Sudah, sudah beres itu…” kata Pardede, sambil terburu–buru berlalu meninggalkan awak media.

Dandy Ibrahim