Beranda Teras Berita Sebanyak 1.650 Mahasiswa Ikuti Kuliah Kewirausahaan

Sebanyak 1.650 Mahasiswa Ikuti Kuliah Kewirausahaan

163
BERBAGI

JAKARTA, Teraslampung.com – Sebanyak 1.650 Mahasiswa dari 18 Perguruan Tinggi negeri dan swasta terpilih mengikuti kuliah kewirausahaan di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Jakarta, pada hari Rabu (13/08/2014). Kuliah kewirausahaan ini dilaksanakan atas kerjas sama Bank Mandiri dan Kemdikbud, sebagai upaya mendorong penciptaan para wirausahawan muda yang tangguh dan mampu mendukung perekonomian Indonesia.

“Kemdikbud merasa bangga bersama Bank Mandiri  turut serta dalam mengembangkan semangat kewirausahaan,” tutur Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Kebudayaan, Wiendu Nuryanti, mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh.

Peran kewirausahaan dalam pembangunan nasional ke depan, kata Wiendu, akan semakin penting. Kewirausahaan tidak hanya mendukung terciptanya lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, tetapi juga sebagai upaya penanggulangan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Melihat pentingnya peran kewirausahaan, Wiendu menuturkan, maka peran perguruan tinggi sangat penting dalam mengembangkan kewirausahaan. Perguruan tinggi perlu terus memperkuat diri melalui penguatan kualitas SDM, kurikulum yang semakin responsif terhadap kebutuhan pengembangan kewirausahaan, dan penguatan kerja sama dengan dunia usaha, institusi keuangan termasuk perbankan dan pemerintah daerah.

Wiendu menambahkan, melalui kerja sama yang kuat antara kementerian atau lembaga, dengan pemerintah daerah, masyarakat luas, perguruan tinggi dan dunia usaha, Ia meyakini bahwa Indonesia akan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan. “Melalui kerja sama ini juga dapat mewujudkan Indonesia yang semakin sejahtera, demokratis, dan berkeadilan,” ujar Wiendu.

Pada kesempatan ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Tanjung, berkesempatan menjadi narasumber. Ia mengatakan orang yang sudah dapat mencari uang itulah wirausahawan. “Sukses itu adalah hak setiap orang, baik itu anaknya Menteri, pengusaha, ataupun anaknya dari keluarga biasa saja memiliki hak untuk sukses. Jadi jangan pernah merasa sukses adalah sesuatu yang diturunkan,” tutur Chairul.

“Siapa yang bisa membuat sukses?” tanyanya. Chairul meyakinkan para mahasiswa bahwa yang dapat membuat sukses adalah diri sendiri. Ia menegaskan, untuk menjadi pengusaha yang harus dilakukan adalah selalu berusaha untuk meningkatkan produktifitas agar memiliki daya saing. “Kalau mau usaha intinya adalah harus menang dalam persaingan dan memiliki inovasi. Jika mau sukses harus mau bersaing dengan orang lain, serta harus menang dalam persaingan tersebut,” ungkapnya.

Chairul menjelaskan bahwa untuk menjadi orang sukses butuh adanya kerja keras, disiplin, semangat pantang menyerah, tidak kompromi terhadap hasil akhir, dan kesempurnaan. Ia berharap para mahasiswa dapat menjadi pengusaha yang luar biasa, sehingga dapat menyerap tenaga kerja, dan membawa Indonesia kearah yang lebih maju. “Semakin banyak orang sukses di Indonesia, maka bangsa Indonesia juga akan semakin sukses, dan tidak ada lagi pengangguran serta kemiskinan,” pungkas Chairul.

Loading...