Beranda Teras Berita Sebanyak 18 Ribu Mahasiswa Program Bidikmisi akan Jadi Sarjana pada 2014

Sebanyak 18 Ribu Mahasiswa Program Bidikmisi akan Jadi Sarjana pada 2014

149
BERBAGI

JAKARTA, Teraslampung.com – Kemendikbud memperkirakan, sampai akhir tahun 2014 akan ada 18 ribu penerima beasiswa Bidikmisi angkatan pertama–mahasiswa yang masuk  tahun 2010)– lulus dari pendidikan S1. Setelah belajar di perguruan tinggi selama empat tahun, mereka akan menjadi sarjana-sarjana baru di negeri ini.

Kemendikbud melansir, jumlah mahasiswa Bidikmisi angkatan pertama 86,7 persennya memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 2,75. Bahkan 79 di antaranya mendapat nilai sempurna, IPK 4,00.

Dengan Undang-undang Pendidikan Tinggi nomor 12 tahun 2012, akses bagi anak-anak tidak mampu ke perguruan tinggi semakin lebar. Karena di UU tersebut perguruan tinggi diberi amanat untuk menyediakan tempat minimal 20 persen dari jumlah mahasiswa bagi masyarakat yang tidak mampu. Hingga tahun 2014, Bidikmisi telah membiayai 219 ribu mahasiswa dari keluarga tidak mampu.

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengaku puas dengan prestasi para mahasiswa yang terjaring lewat program Bidikmisi. Menurut Mendikbud M. Nuh, Bidikmisi merupakan kebijakan yang positif dan hasilnya sangat luar biasa.

“Yang IP-nya tiga koma itu ribuan, dan secara keseluruhan (tidak hanya angkatan pertama), yang IP 4,00 ada 700-an anak,” kata Mendikbud, Jumat (22/8).

Nuh menegskan, prestasi yang sudah diraih para mahasiswa Bidikmisi itu akan ditingkatkan dengan memberi kesempatan melanjutkan ke jenjang S2 dan S3.

“Dalam lima tahun nanti,  akan bermunculan master dan doktor dari keluarga miskin. “Ini yang paling menyenangkan,” katanya.

Para lulusan ini bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan beasiswa yang disiapkan dari dana pengembangan pendidikan nasional (DPPN) yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Loading...