Beranda Ruwa Jurai Mesuji Sebanyak 223 Mahasiswa Unila KKN di Mesuji

Sebanyak 223 Mahasiswa Unila KKN di Mesuji

125
BERBAGI

MESUJI, Teraslampung.com — Sebanyak 223 mahasiswa Universitas Lampung (Unila) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode I  (Januari – Maret) Tahun 2016. Mahasiswa peserta KKN dan dosen pembimbing lapangan diterima langsung oleh Bupati Mesuji, Khamami didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Sukarman, dan Plh. Kepala Bappeda Kabupaten Mesuji, Sayid Nasir di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Mesuji, Selasa (19/01/2016).

Perwakilan Ketua Badan KKN Unila, Dr. Gusri Ahyar Ibrahim dalam laporanya mengatakan bahwa dalam KKN pada periode ini para peserta berasal dari tujuh fakultas dan beberapa jurusan. Lanjutnya, mahasiswa ini akan ditempatkan di 32 desa yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Tanjung Raya, Kecamatan Mesuji Timur, Kecamatan Rawa Jitu Utara, dan Kecamatan Way Serdang dengan pelaksanaan kegiatan selama 2 bulan.

“Adapun tema KKN periode pertama yakni Implementasi Keilmuan dan Teknologi Tepat Guna dalam Pemberdayaan Masyarakat dan Pembentukan Melalui Penguatan Fungsi Keluarga (POSDAYA), yaitu mahasiswa dituntut agar dapat melihat potensi dalam masyarakat, baik bidang kesehatan, pendidikan, dan lainya dan dapat membantu untuk dikembangkan,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Khamami meminta agar para mahasiswa peserta KKN dapat membantu dan memberi masukan kepada para kepala desa dan aparatur desa dalam membangun desa. Saya juga menghimbau agar para kepala desa untuk tidak meninggalkan desanya selama kegiatan KKN ini, karena mereka adalah tamu, wajib untuk dijaga dan dilayani dengan baik.

“Selama di Mesuji banyak hal baru yang dapat ditemukan dan belum dirasakan selama kuliah, nanti akan ketemu air payau, jalan berlumpur, dan lain sebagainya. Kabupaten Mesuji saat ini sedang giat-giatnya membangun, dapat dilihat jalan-jalan yang ada di Kabupaten Mesuji sudah lebar-lebar, pembangunan jalan dengan dua jalur, jembatan, dan lain sebagainya, walaupun dengan jumlah APBD yang paling kecil di antara 13 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, namun maksimal dalam pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Loading...