Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Sebanyak 30 Desa di Lampung Utara Peroleh Program Pansimas

Sebanyak 30 Desa di Lampung Utara Peroleh Program Pansimas

419
BERBAGI
Persiapan penandatanganan MoU Program Pansimas di Lampung Utara, Senin (23/7/2018).
Persiapan penandatanganan MoU Program Pansimas 2018 di Lampung Utara pada , Senin (23/7/2018).

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Sebanyak 30 desa di Lampung Utara memperoleh Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pansimas) pada tahun ini. ‎Pansimas ini bertujuan untuk menyediakan air bersih bagi warga di desa penerima.

“Hari ini penandatangan nota kerja sama tentang pelaksanaan pekerjaan Pansimas di setiap desa penerima. Total ada 30 desa yang mendapat program Pansimas pada tahun ini,” kata Kepala Bidang Perumahan ‎Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Lampung Utara, Wahyudi Praja Mukti, Senin (23/7/2018).

Penandatangan nota kerja sama ini, menurut Wahyudi, sangat penting. Sebab, nota kerja sama ini menjadi ‎dasar Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) dan Satuan Pelaksana (Satak) dan pihak lainnya untuk memulai pekerjaan dalam Pansimas.

“Pansimas ini tujuannya untuk menyediakan air bersih bagi warga di desa penerima program. Salah satu caranya ialah membuat sumur bor dan instalasi pendukung lainnya,” jelasnya.

Nantinya, masih menurut Wahyudi, jika sumur bor telah selesai dibangun maka air – air bersih itu akan mengalir ke seluruh rumah warga di desa tersebut. Air itu akan dialirkan melalui pipa – pipa yang merupakan bagian dari proyek Pansimas.

“Dengan begitu, ketersediaan air bersih tidak akan lagi menjadi kendala bagi warga,” terang dia.

Di samping bertujuan untuk penyediaan air bersih, Pansimas yang merupakan program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tersebut juga bertujuan untuk meniadakan wilayah kumuh dan ketersediaan sanitasi yang baik bagi warga.

“Inilah yang dimaksud dengan 100 0 100 dalam tujuan Pansimas. 100 persen ketersediaan air minum, 0 persen wilayah kumuh dan 100 persen ketersediaan sanitasi,” paparnya.

Wahyudi menuturkan, sejatinya jumlah desa yang diusulkan untuk mendapat Pansimas tahun ini mencapai 45 desa. Namun, Lampura hanya memperoleh 30 desa karena keterbatasan sistem kuota dalam program ini.

“Jumlah desa penerima Pansimas pada tahun ini ‎jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya 15 desa,” kata dia.

Loading...