Beranda Teras Berita Sebanyak 73,94 Persen Koruptor Divonis Ringan

Sebanyak 73,94 Persen Koruptor Divonis Ringan

153
BERBAGI

JAKARTA, Teraslampung.com – Indonesia Corruption Watch (lCW) menilai vonis yang dijatuhkan pengadilan mulai dari pengadilan tingkat pertama hingga ke Mahkamah Agung (MA) terhadap terdakwa korupsi masih rendah. 

Akibat rendahnya vonis tersebut tak membuat koruptor jera melakukan aksinya merampok uang rakyat.

“Sejauh ini putusan belum menimbulkan efek jera terhadap koruptor. Jauh berbeda dengan terdakwa pidana umum yang dihukum selalu maksimal,” kata Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho saat jumpa pers di kantor ICW, di Jakarta, Minggu (3/8)

Atas rendahnya vonis itu, ICW akan memberikan rekomendasi kepada MA dan Komisi Yudisial agar memperbaiki dan monitoring kinerja pengadilan.

“Selain itu juga memberikan masukan dan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan pemberantasan korupsi agar tercapai efek jera,” imbuhnya.

Menurut Emerson, ICW telah melakukan pemantauan terhadap 210 kasus korupsi dengan jumlah terpidana 261 orang. Pemantauannya  dilakukan selama semester pertama di tahun 2014. 

ICW membagi empat kategori vonis Tipikor. Yakni,  vonis bebas, vonis ringan (untuk hukuman satu hingga empat tahun), vonis sedang untuk hukuman empat hingga sepuluh tahun, dan vonis berat untuk hukuman lebih dari sepuluh tahun.

“Berdasarkan data tersebut, sebanyak 73,94 persen koruptor divonis ringan, sebanyak 16,86 persen divonis sedang, divonis berat sebanyak 1,53 persen, dan divonis bebas sebanyak 7,67 persen,” ujarnya.

Loading...