Beranda Hukum Sebarkan Kebencian terhadap Jokowi di Medsos, Warga Pesibar Dilaporkan ke Polda

Sebarkan Kebencian terhadap Jokowi di Medsos, Warga Pesibar Dilaporkan ke Polda

3085
BERBAGI
Materi di linimasa akun Facebook Berlin Toni (Foto: Facebook)

TERASLAMPUNG.COM — Tim pembela Jokowi melaporkan ujaran kebencian yang diduga dilakuan oleh pemilik akunt Facebook (FB) Berlin Toni Badrin ke Polda Lampung, Selasa,4 September 2018.

Menurut pengacara Tim Pembela Jokowi, Rio Saputra, didamping pengacara Seknas Jokowi Lampung Masyhuri Abdulah, pemilik akun Facebook Berlin Toni Badri pada tanggal 19 Agustus 2018 diduga telah melakukan ujaran kebencian kepada Jokowi dengan membagikan video pembukaan Asian Games disertai komentar-komentar yang menyatakan Jokowi tukang ngibul.

“Dia membagikan  video Jokowi saat beraksi di pembukaan Asian Games 2018 di akun Facebook Berlin Toni Badrin, disertai tulsan ‘Serapi-rapinya membungkus pasti akan ketahuan juga’,”  Rio Saputra Selasa (4/9) di Polda Lampung.

Beberapa tulisan lain di dinding Facebook Berlin Toni antara lain “Ngibulinnya sudah naik kelas”, “tukang ngibul berbungkus moge”.

“”Tulsan-tulisan itu dimaksudkan menyatakan Presiden Jokowi sebagai tukang ngibul/pembohong,” kata Rio.

Atas dasar alasan tersebut Tim Pembela Jokowi dan Seknas Jokwi Lampung melaporkan pemilik akunt terdebut ke Polda Lampung, ke Kasubdit II Krimsus.

“Laporan kami sudah diterima di Krimsus Polda Lampung. Dengan nomor: LP/1303/IX/2018/SPKT hari Selasa Tanggal 04 September 2018, pasal yang disangkakan, pasal 45 Jo. Pasal 28 ayat 2 UU ITE,” kata Rio Saputra.

Teraslampung.com mencoba menghubungi pemilik akun BerlinToni Badrin melalui pesan Facebook. Namun,  hingga berita ini diturunkan pemilik akunt Berlin Toni Badrin yang bekerja sebagai pendamping desa di wilayah Kecamatan Pesisir Utara Kabupaten Pesisir Barat belum menjawabnya.

Limimasa Facebook Berlin Toni menunjukkan bahwa pria yang bekerja sebagai pendamping desa dalam program pemerintah pusat itu termasuk rajin membuat status dan membagikan foto ataiu video. Sebagian besar materi status dan gambar/video menunjukkan ketikdaksukaannya terhadap pemerintah terutama Presiden Jokowi.

Dandy Ibrahim

Loading...