Beranda Hukum Sebarkan Kebencian terhadap Jokowi, Pendamping Desa di Pesibar Dinonaktifkan

Sebarkan Kebencian terhadap Jokowi, Pendamping Desa di Pesibar Dinonaktifkan

1488
BERBAGI
Materi di linimasa akun Facebook Berlin Toni (Foto: Facebook)

TERASLAMPUNG.COM — Laporan Tim Pembela Jokowi terhadap salah satu pendamping desa di Kabupaten Pesisir Barat ke Polda Lampung karena menyebaran kebencian terhadap Presiden Jokowi di medsos, kini berujung pada penonaktifaan Berlin Toni sebagai tenaga pendamping profesional (P3MD).

Menyikapi hal itu, tim pengacara Seknas Jokowi Lampung mengapresiasi langkah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Lampung yang cepat tanggap.

“Setelah kami melaporkan Berlin Toni ke Polda Lampung, kami selanjutnya mengirim surat ke Dinas PMD yang kami tembuskan mentri Desa RI yang isinya dia (Berlin Toni) telah melakukan ujaran kebencian melalui akunt FB nya,” jelas anggota tim pengacara Seknas Jokowi Lampung Masyhuri Abdullah bersama Heri Rio Saputra kepada Teraslampung.com Selasa (18/9).

BACA: Sebarkan Kebencian terhadap Jokowi di Medsos, Warga Pesibar Dilaporkan ke Polda

Masyhuri Abdullah mengungkapkan Berlin Toni juga diindikasikan sebagai pengurus DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pesisir Barat, pernah pula dilaporkan ke Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat dan Dinas PMD karena mendukung salah satu calon gubernur dalam Pilgub Lampung tahun 2018.

“Sebagai pendamping profesional desa, Berlin Toni telah melanggar SOP pendamping desa antara lain dilarang melakukan perbuatan melawan hukum, merangkap jabatan sebagai pengurus partai politik dan menyebarkan fitnah atau hasutan yang dapat merugikan program dana desa yang dijalankan Kementerian Desa RI,” ungkapnya.

Anggota Tim Pembela Jokowi Lampung, Heri Rio Saputra, yang turut pula melaporkan akutn FB Berlin Toni Badrin ke Polda Lampung, juga mengapresiasi langkah Dinas PMD Lampung.

“Surat pemberhentian sementara kepada Berlin Toni dikeluarkan melalui surat nomor 414.1/852/V.12/2018 yang ditandatangani oleh I Wayan Gunawan SE selaku PPK Dinas PMD Propinsi Lampung ini patut kami apresiasi, sekarang tinggal menunggu Polda Lampung untuk menindaklanjuti laporan kami,” katanya.

Sebelumnya pengacara Tim Pembela Jokowi dan Seknas Jokowi Lampung telah melaporkan Berlin Toni ke Ditkrimsus Polda Lampung tanggal 4 September 2018, atas dugaan tindak pidana melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dandy Ibrahim

Loading...