Beranda Hukum Sebarkan Video Hoax Pol PP Bandarlampung Robohkan Masjid, Warganet Dipolisikan

Sebarkan Video Hoax Pol PP Bandarlampung Robohkan Masjid, Warganet Dipolisikan

408
BERBAGI
Suhardi Syamsi didampingi Sekertaris Pol PP Wisnu memperlihatkan photo milik akun Makmur For Malab.
Suhardi Syamsi didampingi Sekertaris Pol PP Wisnu memperlihatkan photo milik akun Makmur For Malab.

TERASLAMPUNG.COM — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Polisi Pamong Praja (Kaban Pol PP) Kota Bandarlampung, Suhardi Syamsi, melaporkan seorang warganet pemilik akun FB Makmur For Malab atas penyebaran berita bohong (hoax) ke Polresta Bandarlampung, Selasa (17/9/2019). Laporan Suhardi berdasarkan video yang diunggah oleh akun tersebut yang berisi konten seolah-olah petugas Pol PP merobohkan bangunan masjid.

“Saya atas nama Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandarlampung melaporkan pemilik akun Facebook Makmur For Malab yang mengunggah video yang mengandung hoax dan SARA,” kata Suhardi usai melapor ke polisi, Selasa 17 September 2019.

Menurutnya video yang diunggah oleh akun tersebut berkaitan dengan unsur SARA. Dalam tersebut digambarkan petugas Pol PP merobohkan sebuah masjid.

“Kejadian sebenarnya di Pekalongan pada tanggal 25 Agustus 3017 dan sudah pernah diberitakan tribunnews pada tanggal 11 September 2017. Oleh akun Makmur For Malab diubah redaksinya seolah-olah yang merobohkan masjid itu Satpol PP Kota Bandarlampung,” jelas Suhardi yang juga menjabat Kabag Humas Kota Bandarlampung itu.

Narasi yang dibuat oleh akun Makmur For Malab itu dipandang oleh Suhardi sangat merugikan Satpol PP serta Pemkot Bandarlampung yang selama ini sudah melakukan banyak hal untuk syiar Islam.

“Kami sangat dirugikan, karena ini bisa menyulut kemarahan umat Islam. Dan ini sangat kontraproduktif dengan apa yang dilakukan oleh Pemkot Bandarlampung yang selama ini kebijakan Walikota Herman HN berupaya mewujudkan masyarakat yang agamis,” jelasnya.

Dari penelusuran teraslampung.com, akun Makmur For Malab sudah tidak bisa diakses lagi, sepertinya akun tersebut sudah ditutup oleh pemiliknya.

Dandy Ibrahim

Loading...