Beranda Hukum Teras Kriminal Sebelum Babak Belur Dihajar Warga Sukarame, Begal Asal Lampung Timur Ini Bergumul...

Sebelum Babak Belur Dihajar Warga Sukarame, Begal Asal Lampung Timur Ini Bergumul dengan Anggota TNI

1769
BERBAGI
M.Yani, tersangka begal yang babak belur dihajar warga Sukarame Bandarlampung, Selasa malam (24/3).
BANDARLAMPUNG,
Teraslampung,com —
Ada cerita tidak lengkap yang terekspose ke publik dalam peristiwa
pembegalan di Jalan Pulau Sebesai, di samping Masjid Haqul Mukmin  Sukarame, Bandarlampung, Selasa malam ( 24/3/2015)
sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelum dikeroyok dan dihajar warga hingga babak belur,
ternyata pelaku begal asal Lampung Timur sempat bergumul dengan  rPelda Roni Darmawan, seorang anggota TNI
yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian. (Baca: Begal Bersenjata Api asal Lampung Timur Babak Belur Dihakimi Massa).
Pergumulan antara tersangka M
Yani (31), warga Desa Bungku, Marga Sekampung, Lampung Timur, dengan anggota
TNI itu terjadi karena Pelda Roni berusaha menangkap Yani dan rekannya dengan
cara merebut senjata api yang mereka acung-acungkan untuk menakut-nakuti
puluhan warga yang hendak menangkapnya.
Pelda Roni Darmawan
Kepala Penerangan Korem
Garuda Hitam Lampung, Mayor Inf CH Prabowo mengatakan, pada saat kedua pelaku
hendak membawa sepeda motor hasil curian diketahui pemiliknya dan diteriaki
maling. Tak lama kemudian, puluhan warga pun berdatangan dan berusaha menangkap
kedua pelaku. Namun, saat itu warga sempat surut nyalinya karena kedua begal
tersebut  mengeluarkan pistol dan
mengacungkannya kepada warga.
“Saat bersamaan Pelda Roni
Darmawan, anggota  Ba Denpal B 02-12-03 Bandarlampung
keluar dari rumahnya. Pelda Roni berusaha mendekati dua pelaku berusaha merebut
senjata api tersebut sehingga terjadi perkelahian dengan salah satu pelaku,”
kata Mayor Prabowo.
Saat senjata api pelaku
berhasil direbut Pelda Roni, puluhan warga yang saat itu sudah marah langsung
merangsek pelaku dan  mengeroyoknya.
Yani, salah satu pelaku, pun babak belur hinga wajahnya berdarah. Namun,
kawannya berhasil melarikan diri sehingga selamat dari amukan warga.
Senjata api milik Yani yang berhasil direbut Pelda Roni Darmawan.
Tidak lama kemudian tim Buru
Sergap dari Polsek Sukarame datang dan langsung membawa pelaku ke RS Abdul
Moloek.
Akibat kejadian tersebut Pelda
Roni mengalami luka ringan dibagian Kepala akibat terbentur pistol pelaku saat
bergumul.

Barang bukti yg berhasil
diamankan  dari  kedua pelaku antara lain 1 pucuk  Pistol jenis Revolver dgn 3 butir munisi,
sepeda motor Honda Beat putih BE 3795 BN milik pelaku, sepeda motor Yamaha
Vixon putih BE 7366 RJ milik korban. 


Berita Terkait: Sembunyi di Atap Plafon Masjid, Pelaku Curanmor Dicokok Polisi