Beranda News Pilpres 2019 Sebelum Debat Capres, Puan Ajak Prabowo dan Sandi Selfie

Sebelum Debat Capres, Puan Ajak Prabowo dan Sandi Selfie

438
BERBAGI
Prabowo dan Sandiaga Uno swafoto bersama Puan Maharani, Megawati, dan Nur Asia di ruang VIP Hotel Bidakara sebelum acara Debat Pilpres 2019 putaran pertama. (Foto: Twitter Pramono Anung)

TERASLAMPUNG.COM — Ketegangan Debat Capres 2019 putaran pertama ternyata hanya ada ada di panggung. Di lua panggung, Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno terlihat akbrab. Mereka bahkan sudah bersalaman dan cipika-cipiki sebelum moderator menutup acara debat di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis malam (17/1/2019).

Yang menarik dan luput dari perhatian publik adalah “sesi selfie” Prabowo-Sandi dan istri Sandi dengan Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri.

Ihwal swafoto Prabowo-Sandi dengan dua pentolan DPP PDI sekaligus pendukung Jokowi-Maruf Amin itu diungkap oleh Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, lewat akun Twitternya.

BACA: Ini Serangan Balik Jokowi untuk Prabowo di Debat Capres Perdana

Swafoto itu bermula saat Prabowo-Sandi tiba di Hotel Bidakara sekitar pukul 18.55 WIB angsung menuju ruang VIP Hotel Bidakara. Di ruang VIP ternyata sudah ada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, politisi PDIP Puan Maharani, Ketum PPP M Romahurmuziy Munir.

Setelah bersalaman dan menanyakan kabar masing-masing, Puan pun kemudian mengajak Prabowo, Sandi, Megawati, dan Nur Asia (istri Sandiaga Uno) untuk swafoto.

Prabowo berdiri di samping kanan Megawati, sedangkan Nur Asia berada di samping kiri Megawati. Sandiaga Uno tampak senyum ceria dan berdiri di kanan-belakang Puan Maharani.

Debat perdana capres dan cawapres 2019 digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, dimoderatori Ira Kusno dan Imam Priyono.

Mengangkat tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme, debat perdana ini melibatkan lima panelis. Yaitu  Guru Besar Hukum UI, Hikmahanto Juwana, mantan Ketua MA Bagir Manan, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, ahli Tata Negara Bivitri Susanti, ahli Tata Negara Margarito Kamis.

Bambang Satriaji

Loading...