Sebelum Pensiun Lakukanlah Ini

  • Bagikan

Oleh Fachruddin Dani

Lalu bagai mana caranya agar begitu masuk pensiun, ibarat wayang tidak langsung masuk kotak kita harus berusaha agar pada saat pensiun  masih eksis, artinya masih memiliki kemampuan melakukan sesuatu yang bermanfaat termasuk bermanfaat bagi orang banyak, laksanakan tugas anda di kantor sebaik baiknya, capailah prestasi bekerja yang membanggakan dan menyenangkan orang lain, nanti anda akan mendapatkan kemulyaan dari apa yang kita lakukan di kantor. 

Ingat, manakala kita tidak melaksanakan tugas dengan baik maka bukan hanya tidak mulya di mata teman teman, tetapi bisa bisa kita dianggap hanya sampah yang menjadi beban belaka bagi atasan dan juga bagi teman teman. Bila kita menjadi orang yang bertanggung jawab maka selain akan mendapat kemulyaan, kita juga akan diberikan kepercayaan secara terus menerus

Orang yang akan mendapat kepercayaan di kantor adalah orang yang selain sungguh sungguh dalam bekerja, dengan penuh tanggung jawab, juga didukung oleh berbagai keterampilan, pengetahuan yang memadai, serta jujur dan amanah. 

Yakinkan bahwa kita tidak korupsi dan tidak juga membuka jalan bagi orang lain untuk korupsi, bila atasan berusaha untuk korup maka cegahlah dengan tanganmu, manakala kamu todak sanggup maka cegahlah dengan kata kata, tetapi manakala tidak sanggup juga maka cegahlah dengan hatimu, tetapi kerahuilah bahwa itu adalah serendah rendahnya iman. Tidak ikut korupsi tidak banyak uang  itu tidak menjadi soal, karena uang hasil korupsi itu biasanya terhambur hambur begitu saja, dari luiar memang kita nampak hebat, tetapi batin orang yang korupsi itu tidaklah ikut  menikmati hasil korupsi itu,  batinnya menderita dan merasa malu. Dan bila berurusan dengan yang berwajib maka yang menanggung malu juga adalah keluarga besarnya. Dan ketika kita menanggung malu maka terasa tak ada gunanya harta yang banyak itu.

Yakinlah bahwa hasil korupsi itu akan dinikmati oleh orang lain, ada ada saja cara orang lain mendapatkan uang dari kita, dan tuhan akan ikt mengaturnya, uang hasil korupsi itu biasanya lebih banyak kita keluarkan untuk sesuatu yang kurang bermanfaat bagi kita, tetapi orang lainlah yang akan menikmatinya, terutama si penjual. Walaupun ada yang kita nikmati, maka kita nikmati dalam cibiran orang, terutama cibiran dari bawahan kita yang tahu persis akan korupsi yang kita lakukan  itu. Kita hanya mampu berbangga  didepan orang orang yang kita yakin tidak tahu bahwa kekayaan kita itu kita dapatkan dari korupsi.


Jangan takut miskin

Bekerjalah dengan baik, penuh tanggung jawab dan amanah, ambil saja apa yang menjadi hak anda, dan kembalikan apa apa yang bukan menjadi hak kita, tetapi bila lingkungan kita tetapp korup, maka sebagai PNS menurut hemat saya anda harus tetap beklerja dengan baik. Tidak kebagian korupsi jangan takut miskin, atas pekerjaan baik anda nanti Allah yang akan mengatur rejeki kita yang halal. Yakinlah atasan anda dan teman teman anda tidak akan membenci anda lantaran anda tidak ikut korupsi, bahkan anda akan menjadi semakin mulya, asalkan anda tetap melaksanakan tugas anda secara profesional  dengan penuh rasa tanggung jawab.

Yakinlah bahwa yang mengatur rejeki adalah Allah, jadi dekatkan diri anda kepada Allah, laksanakanlah kewajiban anda kepada Allah, ikutilah segala aturannya. Jangan lupa sholat duha setiap hari, sholat lail juga setiap hari. Mintalah rejeki yang halal, rejeki yang berkah. Allah mengatakan mintalah (berdoalah) kepadaKu, karena Aku yang akan mengabulkan segala doa itu. Mintalah segala sesuatunya itu kepada Allah, nanti Allah yang kan menuntun kita, yakinlah bahwa rejeki dari Allah akan berlimpah.

Ketahulah bahwa rejeki itu bukan hanya uang, kita terhindar dari musibah itu rejeki, rumah tidak kebakaran, kendaraan kita tidak tabrakan atau itabrak orang, itu rejeki, tidak sakit itu juga rejeki. Tidak ditipu orang itu juga rejeki.Tidak keliru dan merugi itu juga rejeki namanya. Itu semua harus disyukuri dengan kita bersyukur maka rejeki akan bertambah. Yang menambahnya adalah Allah, tambahan itu datang darti arah yang tidak kita duga duga, dan juga dalam jumlah yang tidak terbayangkan sebelumnya. 

Manfaatkanlah uang gaji yang memang tidak seberapoa itu dengan sebaik baiknya. Hindari pemborosan, membeli sesuatu yang tidak kita butuhkan, menghamburkan uang hanya lantaran ingin dipuji belaka, siapkan sebagian  uang itu untuk keperluan anak anak sekolah umapamaya, siapkan sejulah dana untuk antisipasi bila kita atau anggota keluarga kita yang sakit, siapkanlah sejumlah uang untuk kado manakala kita diundang menghadiri pernikahan atau syukuran lainnya. Manakala dana yang kita opersiapkan itu tidak terpakai, usahakanlah agar uang itu bisa dipertahankan untuk diakumulasikan pada bulan berikutnya. Jangan lupa juga menabung untuk hari tua, dan modal kerja nanti diwaktu pensiun.

Berencana untuk Berniaga

Akan berniaga apa nanti setelah pensiun itu harus direncanakan jauh sebelum waktu pensiun, sehingga pada saat pensiun kita menjalankan saja. Bila belum tahu apa yang akan berniaga apa, maka lakukan lah pengamatan, buka mata pasang telinga lebar lebar, orang berniaga apa yang rame dan selalu banyak pembelinya, dan mana pula yang paling sukses diantara mereka, dekati mereka, pelajari, upayakan berkenalan bila belum kenal, cari waktu yang senggang untuk bisa ngobrol ngobrol, untuk menyerap ilmunya. Lalu cari dukungan informasi lebih luas di internet. Bila kita sudah mantap untuk berniaga dalam bidang itu, maka dalamilah sehak sekarang, dan pada saat pensiun anda sudah menjadi pakar sebelum melakukan perniagaan.

Bila seandainya anda berniat untuk membuka warung bakso yang terkenal, maka berlatihlah sejak sekarang membuat bakso yang lezat seperti apa, cari tahu bagaimana cara menggiling daging, bagaimana cara membuat bola bola bakso, dan bagaimana pula cara meracik bumbunya, laksanakanlah ujicoba sesering mungkin. Jangan lupa waktu lebaran buatlah bakso, sajikanlah bakso anda dihari fitri itu, dengankan secara seksama apa komentar teman teman. bila hanya puji pujian yang didapat dan anda meragukan pujian itu, maka panggil teman teman yang anda kenal sebagai pecandu makan bakso, mintalah mereka mencicipi bakso anda dan mintalah kritik dan sarannya, lalu serap dalam dalam. Jangan tersinggung bila dikritik.

Selain itu sesekali datangi warung bakso yang terlihat ramai setiap harinya, diam diam kajilah secara mendalam apa kelebihan  warung itu dari warung lainya, mengapa dia bisa seramai itu. Rumus yang digunakan adalah ATM. A.(amati), T (tiru) dan M (menambahkan). Lakukanlah pengamatan secara setius mengapa seorang penjual bakso itu koq bisa laris manis, selain rasa baksonya, bagaimana layanannya, serta bagaimana tempatnya. Jangan lupa itu yang akan di(T)iru. Nanti setelah anda sudah memiliki kepandaian meniru atau menyamainya, baru di(T)ambahkan. Anda harus memiliki kelebihan dari yang lain sebagai tambahannya sehingga anda mampu mengikat pembeli. 

Rebut kepercayaan, dari sekarang!

Sumber: http://pwriprovinsilampung.blogspot.com/

  • Bagikan