Bisnis  

Sejumlah Desa di Tujuh Kabupaten di Lampung Belum Dialiri Listrik, Ini Kata PLN

Manajer Keuangan, Komunikasi, dan Umum PT PLN Unit Induk Daerah Lampung, Wahyudi
Manajer Keuangan, Komunikasi, dan Umum PT PLN Unit Induk Daerah Lampung, Wahyudi
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM– Sejumlah desa di tujuh kabupaten di Provinsi Lampung hingga hari ini belum dialiri listrik. Salah satu kendala proses pengaliran listrik adalah buruknya akses jalan. Tujuh kabupaten itu adalah Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Tengah, Lampung Timur, Waykanan, dan Mesuji.

“PLN Lampung menargetkan kawasan 100 persen peduli listrik di Lampung pada tahun 2023. Program ini dilakukan agar PLN UID Lampung jadi wilayah percontohan di luar pulau Jawa. PLN tetap berkomitmen melayani seluruh rakyat Indonesia,” kata Manajer Keuangan, Komunikasi, dan Umum PT PLN Unit Induk Daerah Lampung, Wahyudi, dalam pertemuan media di Rumah Makan Kayu, Bandarlampung, Selasa (29/11/2022).

Menurut Wahyudi, di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) dan Tanggamus ada dusun atau pekon belum berlistrik. Kabupaten Tanggamus ada di kecamatan Pematangsawa ada sekitar delapan desa belum berlistrik karena tidak ada akses jalan.

“Di Pesibar ada empat pekon yang belum berlistrik karena tidak ada akses jalan juga. Di samping itu, karena masuk dalam kawasan TNBBS,” kata dia.

Di Lampung Barat, pekon (desa) yang belum dialiri listrik adalah Sidorejo Kecamatan Suoh.

“Beberapa desa di Kabupaten Lamteng dan Waykanan belum dialiri listrik karena masuk dalam kawasan hutan. Sedangkan di Lampung Timur dan Mesuji desa yang belum dialiri listrik karena belum ada akses jalan,” katanya.

Wahyudi mengatakan pihaknya tidak bisa bekerja sendiri untuk mewujudkan 100 persen desa di Lampung bisa dialiri listrik.

“Kami memerlukan dukungan dari seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan di Lampung terutama soal regulasi dan perizinan khususnya di hutan kawasan. PLN tetap mendukung program pemerintah dalam merealisasikan seratus persen Rasio Elektrifikasi. Mengenai pendanaan, tentunya PLN mendukung seratus persen dalam pembangunan kelistrikan pedesaan,” katanya.

Mas Alina Arifin