Beranda Ekbis Bisnis Sekab Lampura: Kontes Batu Akik Bisa Lebih Popularkan Baros Kodok dan Tobo...

Sekab Lampura: Kontes Batu Akik Bisa Lebih Popularkan Baros Kodok dan Tobo Sungkai

404
BERBAGI
Sekretaris Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Samsir memberikan tropi kepada Kepala Dinas Tata Kota, Mahendra yang keluar sebagai pemenang dalam kontes batu akik antar instansi dalam pasar dan kontes batu akik, di pelataran parkir Ramayana, Kotabumi, Senin (6/4) malam

Feaby/Teraslampung.com

KOTABUMI–Sekretaris Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Samsir secara resmi menutup Pasar dan Kontes batu akik yang digelar di pelataran parkir Ramayana Kotabumi, Senin (6/4) sekitar pukul 20:30 WIB.  

“Kegiatan
ini dapat menjadi ajang untuk memperkenalkan Kabupaten Lampura melalui
batu khasnya, yakni batu Baros Kodok dan batu Tobo Sungkai, serta
mempererat tali silahturahim antarpecinta batu di Lampura. Usaha batu akik ini lumayan  menjanjikan. Selain itu,
kegiatan ini juga sangat bermanfaat dalam memperkenalkan dua jenis batu
asli Lampura yang tak kalah kualitasnya dengan jenis batu lain yang
telah lebih dulu popular,” kata Samsir, Senin (6/4).

Samsir mengatakan,  Pemkab Lampura sangat mendukung kegiatan pasar dan kontes batu akik ini karena sangat bermanfaat untuk mendukung pengembangan usaha bisnis batu akik di Lampung Utara. Menurut Samsir, kegiatan ini akan dapat menjadi tolok ukur potensi ekonomi yang tersimpan di dalamnya. 

Menurut Samsir,  Pemkab Lampura akan berupaya mendukung dan memajukan usaha yang tergolong usaha kecil dan menengah ini agar dapat terus berkembang sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat yang bermuara kepada pengurangan jumlah pengangguran. 

Asisten II Pemkab Lampura, Fahrizal Ismail menyerahkan trophy kepada juara II kontes batu kategori umum, Sodikin

Salah satu upaya nyata yang telah dilakukan pihaknya ialah menyediakan sedikitnya empat kios di bekas makam pahlawan Kotabumi yang berada di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara (ARPN). “Pemkab sangat peduli dengan jenis usaha ini. Oleh karenanya, kita sudah sediakan 4 kios di eks makam pahlawan Kotabumi untuk para pengrajin batu,” katanya.

Sebelum menutup kegiatan tersebut,
Sekkab Samsir terlebih dahulu menyerah tropi dan hadiah kepada kontestan
yang keluar sebagai juara dalam kontes yang dihelat oleh komunitas batu
akik Lampura, Game Stone.  

Di tempat yang sama, Sekretaris komunitas batu Game Stone, Rico Picyono berharap Pemkab Lampura dapat terus mendukung jenis usaha kecil seperti ini. Mengingat demam batu akik menyimpan potensi ekonomi yang begitu besar. Hal ini dilihat dari besarnya animo masyarakat terhadap kegiatan yang telah berlangsung selama satu pekan tersebut.

“Terima kasih kepada Pemkab yang  awal sudah mendukung penuh kegiatan ini. Harapannya, Pemkab dapat terus memberikan dukungan baik melalui penyediaan tempat maupun peralatan bagi para pelaku usaha batu akik,” pintanya.

Rico mengatakan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memperkenalkan dua jenis batu asli Kabupaten Lampura kepada daerah luar. Tujuannya, agar masyarakat luar daerah dapat lebih mengenal salah satu Kabupaten tertua di Lampung ini. “Kita akan terus mempromosikan batu Barus Kodok dari Tanjung Raja dan batu Tobo sungkai. Supaya masyarakat kian cinta terhadap lampura,” urainya di akhir pembicaraan.

Adapun kategori dan pemenang dalam kontes ini di antaranya kontes batu akik antar instansi yang dimenangkan oleh Dinas Tata Kota (Distako‎), kontes menggosok batu dari bahan sampai siap pakai yang dijuarai oleh pengrajin batu dari Pahlawan, kontes batu bergambar atau bermotif dijuarai oleh Badwi dengan batu Sulaiman yang bermotif lafaz “Allah”, serta kontes batu kategori umum dimenangi oleh pengrajin yang bernama Ipul dengan batu Hijau Garut‎nya.

Loading...