Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Sekab Lampura Kunjungi Sekolah Berdinding Geribik di Handuyang Ratu

Sekab Lampura Kunjungi Sekolah Berdinding Geribik di Handuyang Ratu

116
BERBAGI
Sekab Lampung Utara, Samsir, saat meninjau sekolah berdinding geribik di Lampung Utara, Kamis sore (14/7).

Feaby/Teraslampung.com

Kotabumi–‎Pemkab Lampung Utara merespons positif kabar SDN I Handuyang Ratu, Bunga Mayang yang berdinding geribik seperti yang ramai diberitakan berbagai media massa hari ini.

Respons positif ini dibuktikan dengan langsung terjunnya Sekretaris Kabupaten ‎Samsir dan didampingi oleh Pelaksana Tugas Dinas Pendidikan Suwandi hari ini sekitar pukul 14:50 WIB. Hingga pukul 15:23 WIB, rombongan Sekkab yang juga menyertakan sejumlah awak media masih dalam perjalanan menuju lokasi yang berjarak puluhan Kilo Meter dari pusat kota.

‎Sebelumnya, ramai diberitakan bahwa penyelengaraan kegiatan belajar mengajar SDN I Handuyang Ratu dipindah di eks balai Desa yang berdinding geribik. Gedung berdinding geribik ini diperuntukkan bagi siswa kelas 4, 5, dan 6.‎Lokasi KBM di eks balai Desa ini berjarak sekitar 1 km dari gedung SDN. Balai desa yang dijadikan sebagai KBM ini disekat menjadi 4 ruangan, sedangkan yang berdinding geribik disekat menjadi 3 ruang.

“Di bangunan gedung bekas balai desa itu ada tiga kelas, dan untuk kelas 4, 5, dan 6 ada di bangunan satunya (dinding geribik). Harapan kami agar pemerintah bisa memberikan bantuan bangunan,”ujar Teroh, salah seorang guru kepada sejumlah wartawan.

sd geribikDijelaskan, kondisi bangunan sekolah sudah memprihatinkan sejak tahun 2007 lalu, namun hingga kini belum memperoleh bantuan perbaikan, sehingga menyebabkan minimnya minat siswa untuk bersekolah digedung tersebut. Karena itu, pihak sekolah berinisiatif memindahkan KBM ke gedung eks balai desa serta membuat ruangan berdinding geribik.

“Kalau status negerinya sudah lama sekitar 2010. Sebenarnya gedung sekolah negeri ini ada, tapi karena di tempat yang lama siswanya sedikit. Jadi, kegiatan belajar-mengajar menumpang di balai desa dan ditambah bangunan geribik itu,”katanya

Untuk jumlah siswa SD Negeri 1 Handuyangratu, sambungya, lebih dari 90 orang yang di bagi 6 kelas. Dan diharapkannya kepada Pemkab Lampung Utara dapat merealiasikan bantuan bangunan untuk sekolah negeri.”Pihak sekolah sudah sering mengajukan proposal untuk pembangunan sekolah tersebut, namun hingga kini belum direalisasi,” terang dia.