Beranda News Bandarlampung Sekda Kota Bandarlampung: Imuninasi Campak Wajib dan Penting bagi Anak

Sekda Kota Bandarlampung: Imuninasi Campak Wajib dan Penting bagi Anak

197
BERBAGI
Sekda Kota Bandarlampung, Badri Tamam (kanan) dan istri Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, melepas balon yang menandai kampanye imunisasi campak rubella, Selasa (1/8/2018).

TERASLAMPUNG.COM — Imunisasi campak rubella bersifat wajib bagi anak usia 9 bulan hingga anak usia kurang dari 15 tahun, imunisasi ini tidak mempertimbangkan status imunisasi yang pernah dilakukan sebelumnya, kata Sekda Kota Bandarlampung Badri Tamam,  saat mewakili Walikota Herman HN mencanangkan imunisasi measles rubella (MR) di SD Al-Kautsar Rabu (1/8).

“Mengingat pentingnya imunisasi MR bagi kehidupan anak – anak ke depan, maka kegiatan ini harus benar – benar didukung oleh semua sektor juga para orang tua dan wali,” kata Badri Tamam.

Lebih lanjut dia menjelaskan ada kurang lebih 256.966 anak di kota Bandarlampung usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun yang wajib imunisasi MR sementara target yang ditetapkan 100 persen anak di kota ini diimunisasi MR.

“Secara operasional tahal pertama imunisasi MR di bulan Agustus di PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/Mts sederajat termasuk SDLB dan SMPLB,” kata Badri Tamam.

“Tahap kedua bulan September di Puskesmas, Posyandu, rumah sakit serta fasilitas kesehatan lainnya, dengan tahapan ini mudah – mudahan target kita 100 persen anak Bandarlampung sudah diimunisasi MR,” imbuhnya.

Pada bagian lain Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandarlampung Eva Dwiyana yang juga anggota DPRD Provinsi Lampung mengajak semua pihak untuk mensukseskan program imunisasi MR ini.

“Saya akan mengajak teman – teman di dewan juga para tokoh masyarakat untuk mensukseskan imunisasi MR ini supaya ke depan tidak ada anak – anak kita yang kena campak jerman ini,” harap istri Walikota Herman HN itu.

Pencanangan imunisasi MR di Bandarlampung di SD Al-Kautsar dihadiri Peneliti Balitbang Kemenkes RI Sri Ida Iani, Direktur rumah sakit negeri dan swasta, juga Kepala Puskesmas se-Bandarlampung.

Dandy Ibrahim