Beranda Hukum Seknas Jokowi: FPI dan Isu PKI, Kapolri Harus Usut Tuntas

Seknas Jokowi: FPI dan Isu PKI, Kapolri Harus Usut Tuntas

483
BERBAGI
Sekjen Seknas Jokowi, Dedy Mawardy

TERASLAMPUNG.COM — Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi meminta Kepala Kepolisian RI mengusut tuntas Front Pembela Islam (FPI) yang memfitnah Presiden Jokowi dengan isu PKI.

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Seknas Jokowi, Dedy Mawardi, dalam siaran pers yang diterima Teraslampung.com.  Senin (1/10).

“Pada acara doa untuk bangsa yang diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Sabtu (29/9) lalu, FPI secara terang benderang melakukan kampanye hitam kepada Presiden Jokowi melalui buku yang berjudul ‘PKI, Apa dan Bagaimana?’ Buku tersebut ditulis oleh Habib Rizieq Shihab dan diterbitkan oleh Bidang Bela Negara & Jihad DPP FPI,” kata Dedy.

Menurut Dedy, di salah satu halaman buku tersebut ada ulasan yang berjudul ‘Jokowi & PKI’.

“Dalam ulasannya Habib Rizieq Shihab dan FPI telah menyerang kehormatan dan nama baik dan fitnah kepada seorang Presiden H. Ir. Joko Widodo atau lebih populer dengan sebutan Jokowi,” kata Dedy.

Dedy mengatakan, dari buku tersebut dan menyimak isinya makin jelas dan mempertegas bahwa isu PKI memang disengaja diproduksi FPI untuk kepentingan politik kelompok tertentu serta menyerang nama baik Presiden Jokowi.

“Secara hukum pidana, penyebaran buku itu serta pelaku termasuk penulisnya dapat dijerat pidana sesuai pasal 311 dan 310 KUHP tentang “penghinaan dan penyebaran fitnah dengan ancaman penjara 4 tahun,” katanya.

“Seknas Jokowi mendesak Kapolri segera mengusut dan menjerat penulis, penerbit buku, serta penyebar buku berjudul ‘PKI, Apa dan Bagaimana?’ sesuai dengan hukum pidana yang berlaku,” imbuhnya.

Loading...