Beranda Hukum Kriminal Sekretaris Kelurahan Kuripan Tewas Ditembak di depan Kampus Pascasarjana UBL

Sekretaris Kelurahan Kuripan Tewas Ditembak di depan Kampus Pascasarjana UBL

889
BERBAGI
Tim Inafis Polresta Bandarlampung melakukan olah Tempat Kerja Perkara di lokasi kejadian penembakan Sekretaris Kelurahan Kuripan di Jl. Z.A. Pagar Alam depan Kampus Pasca Sarjana UBL, Selasa malam (23/5/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Rizmizal (44), Sekretaris Kelurahan Kuripan, Kecamatan Telukbetung Barat, tewas ditembak orang tidak dikenal di depan Kampus Pascasarjana Universitas Bandar Lampung (UBL) di Jalan ZA Pagar Alam, Selasa (23/5/2017) sekitar pukul 18.40 WIB.

Aksi penembakan yang dilakukan pelaku hingga korban tewas, diduga dilatarbelakangi masalah kecelakaan lalu lintas (Lakalantas).

Menurut keterangan kerabat korban bernama Yudi, sebelum terjadi aksi penembakan hingga mengakibatkan kerabatnya Rismizar tewas dengan luka tembakan di kepala, ia bersama korban dan juga istri korban dalam perjalanan pulang usai dari Natar, Lampung Selatan dengan mengendarai mobil Grand Max.

“Mobil itu dikemudikan paman saya Rismizar,”ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit Advent, Selasa (23/5/2017) malam.

Menurut Yudi, saat berada di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton tepatnya didepan Kampus Pascasarjana Universitas Bandarlampung (UBL) tiba-tiba sepeda motor Yamaha Mio BE 2517 UF yang ditemudikan seorang pria dan wanita menyenggol mobil yang dikemudkan Rismizar.

Karena terjadi senggolan itu, kata Yudi, pengndara sepeda motor menghentikan laju motornya sembari marah-marah. Saat itu juga pelaku menyuruh Rismizar untuk turun dan keluar dari mobil.

Lalu Rizmizar turun menghampiri pelaku. Tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api dari balik pinggangnya.

“Pelaku langsung menembakkan senjata apai itu ke arah perut korban, tapi senjatanya macet atau tidak meletus. Pelaku kembali mengarahkan senjata apinya itu, di kepala paman saya dan meletus. Peluru itu mengenai wajah paman saya,”paparnya.

Melihat Rismizar tersungkur dan bersimbah darah, pelaku langsung kabur dan meninggalkan penumpang perempuan bersama sepeda motornya.

“Pelaku kabur naik sepeda motor milik orang, yang saat itu sedang melintas sembari menodongkan senjata api ke arah orang tersebut,”terangnya.

Selanjutnya, Yudi membawa Rismizar yang mengalami luka tembak tersebut ke Rumah Sakit Advent untuk dirawat. Setibanya di Rumah Sakit, nyawa Rizmizar tidak dapat diselamatkan.

“Saat pelaku menodongkan senjata api kearah korban, saya takut dan tidak berani mendekat,”pungkasnya.

Menurutnya, proyektil tersebut, masing bersarang di kepala pamannya Rismizar.

Loading...