Beranda Hukum Kriminal Selain Gelapkan Sepeda Motor Istri, Dede Curi Kendang dan Gong Milik Ayahnya

Selain Gelapkan Sepeda Motor Istri, Dede Curi Kendang dan Gong Milik Ayahnya

231
BERBAGI
Tersangka Dede saat diperiksa di kantor polisi, Kamis (2/2/2017).

Zainal Asikin| Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Unit Reskrim Polsekta Telukbetung Selatan meringkus Sahrudin alias Dede (26), karena menggelapkan sepeda motor istrinya sendiri, Selasa (31/1/2017). Warga Jalan Udang, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Bandarlampung itu juga mencuri peralatan kesenian milik ayahnya sendiri.

Kapolsekta Telukbetung Selatan, Kompol Listiyono Dwi Nugroho, mengatan petugas menangkap tersangka Sahrudin di rumahnya.

Saat menjalankan aksinya, kata Listiyono, tersangka melakukannya seorang diri. Awalnya, Dede datang ke rumah orangtuanya Ba’i dengan berpura-pura silaturahmi yang letaknya berdekatan dengan rumah tersangka. Namun, tidak ada rasa kecurigaan Ba’i terhadap tersangka.

Ba’i menganggap kedatangan Dede ke rumahnya merupakan hal. Biasa untuk silaturahmi dengan orangtua. Tapi anggapan tersebut, berbeda dengan kenyataannya. Ternyata Dede tidak silaturahmi, melainkan untuk mencuri peralatan kesenian milik ayahnya sebagai pemilik kesenian Jaipong dan Kuda kepang.

“Alat kesenian yang dicuri Dede, dua buah gong dan satu buah gendang. Barang-barang tersebut, dicuri tersangka Dede secara bertahap dan di hari berbeda,”ujarnya, Kamis (2/2/2017).

Dikatakannya, orang tua tersangka (Ba’i), baru menyadari peralatan keseniannya seperti gong dan gendang tersebut hilang, pada saat ada seseorang yang akan menyewa jasa keseniannya. Merasa jadi korban pencurian, lalu Ba’i melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsekta Telukbetung Selatan.

“Kasus pencurian yang dilakukan tersangka Dede tersebut terungkap, karena tersangka menjual alat-alat kesenian hasil curian itu kepada teman ayahnya,”ungkapnya.

Mantan Kapolsek Natar, Lampung Selatan ini mengutarakan, teman Ba’i mengenali gong dan gendang yang sudah dijual oleh tersangka Dede. Selanjutnya, temannya Ba’i yang beli alat-alat kesenian itu menghubungi Ba’i. Setelah di cek dengan Ba’i, ternyata peralatan kesenian tersebut adalah benar miliknya dan dijual oleh Dede.

Petugas yang mendapatkan informasi tersebut, kata Listiyono, petugas menggrebek Dede di rumahnya. Namun tersangka Dede sudah tidak ada, setelah beberapa hari kemudian tersangka pulang ke rumahnya. Mengetahui kepulangan tersangka Dede, petugas langsung menangkap tersangka tanpa ada perlawanan.

“Tersangka tidak hanya mencuri alat-alat kesenian milik Ba’i orangtuanya, Dede juga jadi tersangka kasus penggelapan motor Yamaha Mio milik Surilawati (29) yang merupakan istrinya sendiri,”terangnya.

Menurutnya, sepeda motor milik istrinya tersebut, dijual tersangka Dede ke orang lain sebesar Rp 2 juta dan uangnya digunakan tersangka untuk foya-foya.

“Kami masih mengembangkan kasusnya, untuk adanya TKP lainnya dan mencari barang bukti motor yang dijual tersangka,”pungkasnya.