Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Lampura, Kepala Dinsos Paling Banyak Peminat

  • Bagikan
Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Lampung Utara, Sofyan menjelaskan seputar perkembangan Selter JPTP Pemkab Lampung Utara
Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Lampung Utara, Sofyan menjelaskan seputar perkembangan Selter JPTP Pemkab Lampung Utara

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Posisi Kepala Dinas Sosial Lampung Utara menempati posisi teratas yang paling banyak diperebutkan oleh para calon peserta seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Total ada dua belas orang yang ‘menyerbu’ posisi tersebut.

“Posisi Kepala‎ Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ‎menempati urutan kedua terbanyak yang paling diminati dengan jumlah 11 calon peserta,” terang Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Lampung Utara, Sofyan, Kamis (10/6/2021).

Sofyan menuturkan, posisi – posisi yang paling banyak peminatnya itu mereka ketahui setelah proses pendaftaran ditutup pada Rabu kemarin (‎9/6/2021) sekitar pukul 16.00 WIB. Berdasarkan data yang ada, total ada 50 pendaftar yang akan memperebutkan enam posisi JPTP yang lowong.

“Setelah Dinsos, BKPSDM, posisi terbanyak ketiga ditempati oleh jabatan Sekretaris DPRD dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB dengan masing – masing 11 calon peserta,” jelasnya.

Mantan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara ini kembali mengatakan, ke-50 calon peserta itu masih harus melewati seleksi berkas terlebih dulu. Jumlah calon peserta kemungkinan dapat berkurang setelah pengumuman seleksi administrasi.

“Pengumuman hasil seleksi berkas akan dilakukan pada Jumat besok,” tutur dia.

Usai tahapan seleksi administrasi maka tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan uji kompetensi. Uji kompetensi akan berlangsung sejak tanggal 14 – 16 Juni mendatang. Lokasi uji kompetensi akan bertempat di Bandarlampung.

“Pengumuman hasil uji kompetensi akan dilakukan pada 17 Juni,” jelasnya.

Saat disinggung mengenai kemungkinan penurunan ambang batas nilai dalam uji kompetensi ‎yang sempat membuat enam posisi yang akan dilelang ini gagal memiliki pemenang, Sofyan menuturkan, hal itu di luar kewenangannya. Hanya panitia seleksilah yang berhak menjawab pertanyaan seputar penilaian tersebut.

“Kalau soal itu di luar kewenangan saya. Itu ranahnya panitia seleksi,” kata dia.

Sebelumnya, lima dari‎ enam JPTP yang dilelang kali ini merupakan selter ulangan pada tahun 2020 silam. Kelima jabatan yang dimaksud adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Sekretaris DPRD.

Kala itu, kelima jabatan tersebut tidak didapati pemenangnya karena tidak ada peserta yang memenuhi ambang batas penilaian atau karena pertimbangan lainnya. ‎Sementara, posisi Kepala BKPSDM merupakan‎ baru lowong tahun ini pasca ditinggal Abdurahman yang diangkat menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa.

  • Bagikan