Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Seleksi Pejabat Pemkab Lampura, Panitia Diminta Mencoret Peserta yang Pernah Berurusan dengan...

Seleksi Pejabat Pemkab Lampura, Panitia Diminta Mencoret Peserta yang Pernah Berurusan dengan Hukum

135
BERBAGI
Kantor Pemkab Lampung Utara (Foto: © Teraslampung.com)
Kantor Pemkab Lampung Utara (Foto: © Teraslampung.com)
Feaby|Teraslampung.com
Kotabumi–Perkumpulan Pergerakan Kebangsaan Lampung Utara meminta panitia seleksi terbuka Jabatan‎ Pimpinan Tinggi Pratama mencoret sejumlah peserta yang pernah ‘bersinggungan’ dengan hukum.‎ Tujuannya supaya para pejabat yang dihasilkan dari Selter JPTP merupakan pejabat yang terjamin kualitasnya.
“Tujuan diadakannya Selter JPTP inikan untuk menghasilkan pejabat – pejabat yang berkualitas, tapi gimana mau tujuan itu tercapai kalau salah satu pesertanya ‎pernah memiliki rekam jejak yang kurang baik dengan hukum,” tegas Ketua PGK Lampung Utara, Exsadi, Minggu (20/12/2020).
‎Kritik atau yang disampaikannya ini dilakukannya setelah ia melihat sejumlah nama peserta yang mengikuti proses seleksi terbuka JPTP. Sejumlah peserta itu diketahui pernah berurusan dengan BPK atau KPK.
Adapun berurusan dengan BPK yang dimaksud terkait dengan potensi kerugian daerah di instansi yang mereka pimpin. Nilainya berkisar antara puluhan hingga ratusan juta. Potensi kerugian daerah itu ‎dikembalikan mereka di bawah batas waktu dan ada yang melampaui batas waktu pengembalian yang ditentukan BPK.
Selain sempat berurusan dengan BPK, mereka juga diketahui sempat berurusan dengan KPK. Kala itu, mereka sempat dipanggil sebagai saksi dalam kasus korupsi yang menyeret mantan Bupati ‎Agung Ilmu Mangkunegara. Dengan cukup banyaknya persoalan hukum yang pernah dihadapi oleh yang bersangkutan, menurut penilaiannya, pansel hendaknya tidak ragu mencoret nama yang bersangkutan sehingga tidak melaju ke tahapan selanjutnya.
“Memang benar yang bersangkutan belum tentu terpilih sebagai pemenang Selter JPTP, tapi siapa yang bisa jamin mereka juga ‎tidak akan terpilih jika masuk tiga besar,” papar dia.
‎Berdasarkan pengumuman Pansel Selter JPTP Nomo : 05/PANSEL JPT – LU/2020 pada 17 Desember lalu, sebanyak 64 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi. Dengan begitu, mereka berhak untuk mengikuti uji kompetensi pada 18 Desember lalu.