Beranda Pendidikan Selfie Cantik Berhadiah, Promosi Bimbingan Belajar Ala Ansor Waykanan

Selfie Cantik Berhadiah, Promosi Bimbingan Belajar Ala Ansor Waykanan

303
BERBAGI
Iwan Supriyadi, alumni Sanlat BPUN Ansor Waykanan. (Ist)

WAYKANAN, Teraslampung.com — Pesantren Kilat Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (Sanlat BPUN) digelar PC GP Ansor Kabupaten Waykanan pada tahun 2015 mulai menuai hasil. Beberapa pelajar Kabupaten Waykanan berhasil masuk  ke perguruan tinggi negeri (PTN) idaman berkat BPUN. Untuk meningkatkan kapasitas BPUN, GP Ansor Waykanan menerapkan strategi dengan memberi hadiah kaos cantik bagi pelajar yang selfie cantik.

 “Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Waykanan sahabat Gatot Arifianto meminta para alumni Sanlat BPUN WayKanan 2015 mulai  mempromosikan program pendidikan tersebut dengan berbagai cara cerdas dan kreatif, salah satunya berbagi kaos. Ini sebagai upaya mengenalkan dan mendekatkan BPUN pada pelajar,” ujar Disisi Saidi Fatah, Ketua Alumni  Sanlat BPUN Waykanan 2015 di Blambangan Umpu, Waykanan, Minggu (30/8).
   
Menurut alumni SMAN 1 Blambangan Umpu itu,  ada 50 kaos baru, cantik, berbahan bagus, awet dan tidak mudah melar ukuran S, M, L, XL warna hitam dan putih akan dibagikan bagi pelajar putri SMA sederajat di Waykanan. Jika dinominalkan, harga satu kaos kisaran Rp100 ribu hingga Rp125 ribu.

“Untuk mendapatkan kaos tersebut sangatlah mudah, yakni dengan memfollow akun twitter @bpunwaykanan atau invite BPUN Waykanan untuk facebook, selanjutnya berfoto selfie membawa logo BPUN yang bisa dicari lewat google untuk diprint lalu di upload dan mention ke twitter @bpunwaykanan atau tagging ke facebook BPUN Waykanan dengan hastag #SanlatBPUN. Siapa cepat dia yang dapat. Info lebih lanjut bisa menghubungi nomor nomor 082377505585,” ujar Disisi menjelaskan.
   
Upaya berbagi kaos melalui media sosial (medsos) merupakan salah satu cara mempromosikan program BPUN kepada masyarakat Lampung khususnya di Kabupaten Waykanan karena belum banyak masyarakat dan pelajar yang mengerti dan paham apa dan tujuan diadakan BPUN.
   
“Makanya kami mempromosikan program tersebut melalui gerakan berbagi kaos seperti ini. Kami berharap peserta Sanlat BPUN di Waykanan tahun depan bertambah,” kata Disisi.
   
Di Waykanan, BPUN baru pertama kali diadakan pada tahun 2015, tempatnya di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an km 5 Blambangan Umpu pada 18 Mei – 1 Juni. Dua pekan sebelumnya, 1-17 Mei peserta belajar mandiri setelah mendapat modul dibagikan panitia. Kegiatan tersebut diikuti 14 peserta dari empat sekolah, yakni SMAN 1 Blambangan Umpu, SMAN 2 Blambangan Umpu, SMAN 1 Baradatu dan SMAN 2 Gununglabuhan. Lima peserta lolos SBMPTN, tiga peserta masuk PTN dengan jalur mandiri.
   
“Kegiatan berbagi kaos ini diperuntukkan bagi pelajar putri SMA sederajat di Kabupaten Waykanan. Kenapa pelajar putri? GP Ansor Waykanan berkomitmen untuk berpartisipasi adanya kesetaraan belajar  bagi kaum perempuan. Akses tersebut diupayakan melalui BPUN,” kata Disisi.
   
BPUN diinspirasi proses panjang dari pergumulan beberapa generasi muda bangsa dari berbagai PTN yang tergabung dalam Komunitas Mata Air Jakarta dan ingin ikut berperan dalam memberikan inspirasi, motivasi serta pengalaman kepada pelajar di Indonesia.
   
Tujuan utama BPUN mengantarkan siswa-siswa kurang mampu memasuki PTN melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dengan program studi beragam, seperti Kedokteran, Teknik, Ekonomi, Psikologi, Hubungan Internasional, Pertanian, dan lain-lain. Selain pendidikan akademik, dalam BPUN ditekankan pula pendidikan karakter, nilai keagamaan yang toleran tidak sekedar menjadi perbincangan, namun sekaligus menjadi ruh keseharian individu yang ada di dalamnya. Secara garis besar, BPUN berbicara tentang tiga hal: pendidikan, kepemimpinan dan keberagamaan yang ramah.
   
“Salah satu nilai lebih Sanlat BPUN ialah ibadah kami ditempa, bahkan setiap malam Jumat diwajibkan untuk Yasinan. Selain ibadah, lecutan semangat dan inspirasi dari sejumlah narasumber yang dihadirkan juga didapatkan saat mengikuti BPUN,” ujar Ayu Sri Ningsih, alumni Sanlat BPUN Waykanan 2015.

CopyAMP code