Beranda Hukum Narkoba Selundupkan 3 Kg Sabu Via Pelabuhan Bakauheni, Dua Pria Asal Sumut Ditahan...

Selundupkan 3 Kg Sabu Via Pelabuhan Bakauheni, Dua Pria Asal Sumut Ditahan Polisi

892
BERBAGI
Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan (kanan) didampingi Waka Polres, Kompol I Ketut Suryana (tengah) saat menunjukkan barang bukti sabu-sabu seberat 3 kilogram, Kamis (18/1/2018).

Zainal Asikin |Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 3 kilogram di Seaport Interdiction Pelabuhan (SIP) Bakauheni, pada Rabu (10/1/2018) lalu.

Barang haram tersebut, dibawa tersangka Mustafa Kamal dan Muktar — warga Medan, Sumatera Utara– menggunakan mobil Toyota avanza warna putih dengan plat nomor polisi BK 1576 IC .

“Sabu-sabu seberat 3 kilogram itu berasal dari Medan, Sumatera Utara yang dibawa tersangka Mustafa dan Muktar. Rencananya, barang haram itu akan dibawa kedua tersangka menuju ke Jakarta untuk diserahkan kepada pemesannya bernama Denis alias Udin,”ujar Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan didampingi Waka Polres, Kompol I Ketut Suryana, pada ekspos kasus, Kamis (18/1/2018).

Menurut Syarhan, sabu-sabu seberat 3 kilogram tersebut dibungkus dalam tiga plastik warna hitam dan masing-masing berisi 1 kilogram. Petugas menemukan sabu-sabu tersebut, yang disembunyikan kedua tersangka di dashboard tepatnya dibawah tape mobil Avanza BK 1576 IC.

Mantan Kapolres Pesawaran ini menguatarakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari tersangka Mustafa dan Muktar, keduanya mengakui pengiriman sabu-sabu seberat 3 kilogram tersebut atas perintah warga asal Aceh bernama Iskandar alias Temong (DPO).

Untuk membawa paket haram itu, lanjut Syarhan, kedua tersangka mendapat upah sebesar Rp 30 juta dan keduanya baru menerima upah sebesar Rp 15 juta. Sementara untuk sisanya akan diberikan (transfer) oleh pemasoknya setelah sabu itu sampai di Jakarta dan diterima tersangka Denis alias Udin.

“Dari keterangan kedua tersangka, petugas melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Denis alias Udin saat berada di Hotel Aston di wilayah Jakarta, Kamis (11/1/2018) sekitar pukul 11.00 WIB. Guna penyelindikan lebih lanjut, petugas membawa Denis ke Mapolres Lampung Selatan,”terangnya.

Menurutnya, ketiga tersangka saat ini telah diamankan di Mapolres Lampung Selatan. Sementara untuk tersangka Iskandar alias Temong, masih dalam pencarian petugas.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 115 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara enam tahun, seumur hidup dan hukuman pidana mati.

Tidak jelas alasan polisi baru mengekspose penangkapan tersangka hari ini (18/1/2018). Padahal, peristiwanya sudah terjadi seminggu lalu.

Loading...