Beranda Virus Corona Sembuh, Satu Pasien Positif Corona dari Waykanan Boleh Pulang

Sembuh, Satu Pasien Positif Corona dari Waykanan Boleh Pulang

114
BERBAGI
PS (46), salah satu pasien corona asal Kabupaten Waykanan dinyatakan sembuh dan boleh pulang dari RS Bandar Negara Husada, Lampung Selatan, Jumat (8/5/2020).
PS (46), salah satu pasien corona asal Kabupaten Waykanan dinyatakan sembuh dan boleh pulang dari RS Bandar Negara Husada, Lampung Selatan, Jumat (8/5/2020).

TERASLAMPUNG.COM — P (46), salah satu  pasien positif virus corona atau Covid-19 asal Kecamatan Baradatu, Kabupaten Waykanan dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari ruang isolasi Rumah Sakit Bandar Negara Husada (RSBNH) Lampung Selatan, Jumat (8/5/2020).

Dengan sembuhnya P berarti hingga Sabtu (9/5/2020) jumlah pasien positif corona di Lampung yang sembuh ada 21 orang. Sedangkan pasien yang masih menjalani isolasi di rumah sakit maupun isolasi mandiri sebanyak 40 orang dan yang meninggal lima orang.

Sebelum pulang, pria yang setelah sembuh identitasnya diketahui sebagai Parlin itu menyampaikan kesan tentang pelayanan selama dirawat di ruang isolasi RSBBNH.

“Semuanya bagus. Fasilitas bagus, perawatan bagus. Alhamdulillah. Semua ini berkah dari Allah SWT. Saya juga mohon maaf jika selama dirawat di sini saya merepotkan,” kata PS.

PS menjalani isolasi di RSBNH sejak 26 April 2020 lalu. Kepulangan PS dijemput oleh kepalada desa dan tenaga kesehatan Kabupaten Waykanan.

“Pak PS dinyatakan sembuh setelah hasil pemeriksaan PCR Swab dan sputum ketiga dan keempat dinyatakan negatif Covid-19. Karena hasilnya sudah negatif, dokter penanggung jawab pasien di RSBNH merekomendasikan PS diperbolehkan pulang,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Waykanan, Anang Risgiyanto, Sabtu (9/5/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, mengatakan meskipun dinyatakan sembuh dan boleh pulang tetapi ia tetap harus menjalankan protokol kesehatan.

“Setelah di rumah harus tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat dan menjaga jarak sosial selama 14 hari,” kata Reihana.

Loading...